Minggu, 05 Juli 2026

BKKBN Sumut Siapkan Pil KB Tak Ganggu ASI dan Alkon Implan 1 Batang

Administrator - Selasa, 08 Desember 2020 23:57 WIB
BKKBN Sumut Siapkan Pil KB Tak Ganggu ASI dan Alkon Implan 1 Batang

Medan I Sumut24 Untuk menyukseskan program Keluarga Berencana (KB), BKKBN Sumatera Utara terus berupaya untuk meningkatkan jumlah akseptor keluarga berencana (KB) di tahun 2021 mendatang.

Baca Juga:

“BKKBN Sumatera Utara akan menyiapkan Pil KB yang tidak menggangu ASI dan menyediakan Alat Kontrasepsi (Alkon) Implan yang satu batang. Kita juga sudah menyediakan biaya penggerakan KB melalui BOKB (bantuan operasional keluarga berencana). Dan terus menambah jumlah peyuluh Keluarga Berencana,” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Temazaro Zega dalam acara Evaluasi Program BKKBN Sumut, Selasa (8/12/2020) di Aula BKKBN Sumut.

Lebih lanjut dikatakan Temazaro Zega, BKKBN Sumut akan melakukan kerjasama dengan Pemda, melakukan intervensi desa untuk penanganan stunting dan bagaimana intervensi lingkungan dan kesehatan.

“Makanya para PKB akan mengajak dan menekankan kepada masyarakat, ketika lahir anak pertama, harus ada cara berikutnya agar mengatur jarak kelahiran anak, sehingga kemungkinan stunting bisa dicegah,” ujar Temazaro Zega.

Dalam paparan evaluasi program BKKBN Sumut tersebut, Temazaro Zega didampingi Sekretaris Yusrizal Batubara dan Humas Ari Armawan,

Untuk kerjasama dengam Pemda, ujarnya, biaya tersebut langsung dari pusat kepada Organisasi Pemerintah Daerah atau Pemda/Pemko masing masing.

“Semuanya harus bersinergi dengan Pemprov, Pemda agar menggunakan Dana Bangga Kencana itu,” kata Zega.

Dijelaskannya, penganggaran tersebut langsung ke Kab/Kota, sedangkan perwakilan BKKBN Sumut hanya membantu stimulus untuk program Bangga Kencana.

“Namun, BKKBN provinsi akan melihat apa yang dikerjakan sudah sesuai dengan Juknis,” katanya.

Orang nomor satu di BKKBN Sumut ini juga menyampaikan, capaian KB baru sampai Oktober baru 68,9 peraen dan diharapkan bisa naik ke 90 persen. Namun, untuk MKJP khusus MOP mencapai 170 persen, bahkan Sumut juara 1 se Indonesia KB MOP Vasektomi.

Sementara Sekretaris Perwakilan BKKBN Sumut Yusrizal Batubara mengatakan, untuk PKB dilakukan pengembangan kompetensi berupa pendidikan dan pelatihan. Melaksanakan kompetensi teknis, kompetensi manajerial dan sosial kultural. Memberikan tunjangan kinerja bagi PKB

“Kita tingkatkan dengan kompetensi tehnis, media sosial dan lainnya. Kita buat pelatihan virtual saat ini. Mereka diajarkan bagaimana menyusun pelaporan, juga ada kursus dan magang bagi PKB,” ujarnya.

Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural kepada PKB, lanjutnya, yaitu inovatif, buat perencanaan yang baik. Berintraksi sosial, membangun hubungan kerja dan pencarian informasi. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
komentar
beritaTerbaru