Senin, 06 Juli 2026

Tinjau Perumahan Warga, Gubernur Edy Pastikan Pembenahan Pasca Banjir Lancar

Administrator - Minggu, 06 Desember 2020 01:18 WIB
Tinjau Perumahan Warga,   Gubernur Edy Pastikan Pembenahan Pasca Banjir Lancar

 

Baca Juga:

DELI SERDANG I Sumut24.co Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nawal Edy Rahmayadi melakukan peninjauan kembali ke pemukiman warga yang terdampak banjir, Sabtu (5/12), di Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat, Deli Serdang. Hal ini untuk memastikan proses pembenahan dan evakuasi barang-barang milik warga pasca banjir berjalan lancar.

 

Tampak di lapangan tim gabungan TNI/Polri, BPBD Sumut dan relawan sedang bahu-membahu membersihkan rumah-rumah warga dari tumpukan lumpur yang masuk ke dalam rumah. Selain itu, evakuasi lanjutan juga dilakukan terhadap kendaraan warga yang sebelumnya terbenam dan terbawa arus banjir.

 

Tidak hanya itu, alat berat juga dikerahkan untuk membersihkan jalanan dari lumpur dan pepohonan yang dibawa arus dan menghalangi jalan. Mobil dan sepeda motor berseliweran di antara warga yang ingin kembali ke rumah untuk membersihkan rumah, relawan pembawa bantuan, para sanak saudara yang ingin melihat kondisi keluarga masing-masing.

 

Gubernur Edy saat ditemui usai peninjauan menyampaikan bahwa saat ini penanganan korban dan pembenahan menjadi fokus utama terlebih dahulu. Pembenahan khususnya akses dan fasilitas publik salah satunya Jembatan Tuntungan yang terkikis Sungai Belawan agar segera dibenahi. Selanjutnya, kata Edy, akan dilakukan normalisasi Sungai Belawan yang sekian lama dangkal. Kemudian, perlu adanya evaluasi terkait exact location (lokasi yang tepat) sungai lantaran ada perbedaan yang ditemukan dalam peta dan kondisi sebenarnya.

 

“Kalau kita lihat di Google Maps, aliran sungai seharusnya melengkung. Namun, ada aliran yang tidak difungsikan sehingga hanya bertumpu pada aliran Sungai Belawan. Tampungan debit air yang bertambah ini tidak dapat dibendung. Setiap dua tahun air naik ke perumahan, tetapi tidak sampai banjir seperti ini. Saya bersama BWS Pusat dan Kementerian PUPR akan pastikan penyebab dan solusinya,” kata Edy.

 

Sebelumnya, Edy juga menyempatkan menyapa para pengungsi yang berada di Arhanudse Tanjung Selamat, serta membagikan makanan dan menyampaikan rasa prihatin dan mengajak warga untuk tabah dalam menghadapi bencana banjir.

 

Hujan di gunung menjadi pemicu naiknya debit air sungai-sungai Medan dan sekitarnya. Namun, menurut Edy selama bendungan berfungsi dengan baik dan kawasan DAS tidak diganggu, maka tidak akan bermasalah.

 

“Untuk itu, kedepan ini menjadi evaluasi. Fokus kita bukan hanya perlu perbaikan tanggul sungai, tetapi mengembalikan fungsi sungai seperti sedia kala. Jangan dirusak dan diganggu, pastinya rakyat makmur,” pesan Edy.(w03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru