Senin, 06 Juli 2026

Kelurahan Mekar Baru dan UPTD Puskesmas Sidodadi Gelar MMD

Administrator - Rabu, 25 November 2020 07:57 WIB
Kelurahan Mekar Baru dan UPTD Puskesmas Sidodadi Gelar MMD
ASAHAN | SUMUT24 Kelurahan Mekar Baru bersama UPTD Puskesmas Sidodadi melaksanakan Survey Mawas Diri (SMD) dilanjutkan dengan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD), bertempat di Aula Kantor Lurah Mekar Baru, Selasa (24/11/2020). Dalam sambutan Rudianto Lurah Mekar Baru mengatakan, Survey Mawas Diri ini sangatlah penting, sebab untuk mengetahui segala permasalahan yang muncul di masyarakat khususnya Kelurahan Mekar Baru. “Survey ini sangat penting dan baik, agar kita mengetahui permasalahan yang ada di Kelurahan kita dan mencari solusinya”, ujar Rudianto. Sementara Kepala Puskesmas yang diwakili KTU Puskesmas Sidodadi Farida menyampaikan paparan hasil Survey Mawas Diri (SMD) Permasalahan Kesehatan dilaksanakan masyarakat didampingi oleh bidan Desa. “MMD ini bertujuan membahas hasil SMD yang dilaksanakan secara door to door dari 5 % jumlah penduduk Mekar Baru”, ujar Farida. Farida mengatakan, setelah di survey, diolah datanya, ternyata hasilnya dari 35 pertanyaan yang di lempar untuk survey tidak memunculkan masalah yang krusial, hanya ada beberapa masalah yang harus dibenahi. “Dari hasil SMD ada 1 masalah yang harus dimusyawarahkan untuk mencari solusi yaitu, masih ada 36% masyarakat yang belum mengetahui gejala penyebab penyakit hepatitis, dikarenakan kurangnya sosialisasi tenaga medis, dan media kesehatan tentang hepatitis”, ujar Farida. Menurut Farida solusinya adalah, Tenaga Medis dan pihak Kelurahan serta Kader Posyandu agar lebih meningkatkan sosialisasi tentang hepatitis, mengusulkan media kesehatan seperti benner ke dinas kesehatan. Diakhir dirinya menjelaskan bahwa ada 2 jenis pelayanan di Puskesmas yaitu, jenis pelayanan dalam gedung (pelayanan kesehatan) dan pelayanan luar gedung (pelayanan posyandu, toga). “Target kita selanjutnya, masih ada 52,8% masyarakat mengatakan HIV/AIDS bisa di sembuhkan, padahal penyakit tersebut tidak bisa disembuhkan, juga akan melaksanakan kembali Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR)”, pungkasnya. (tmp)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru