Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
kota
Batangkuis I Sumut24.co Banjir besar yang terjadi akibat meluapnya Sungai Belumai yang turut berdampak pada debit air Sungai Dalu di Kec. Batangkuis, Kab. Deliserdang, pada Sabtu, 14 November 2020 kemarin, masih menyisakan duka bagi warga yang menjadi korban bencana.
Baca Juga:
Seperti yang dirasakan penghuni Komplek Perumahan Grand Mutiara Indah III di Jl. Sedar, Dusun VB, Desa Tumpatan Nibung, Kec. Batangkuis. Ada puluhan rumah yang turut terendam menyusul jebolnya benteng Sungai Dalu, hingga akhirnya menerjang permukiman tersebut.
Disaat banjir yang sebelumnya melanda sejumlah kawasan mulai dari Tanjung morawa sampai Batang kuis sudah susut, tidak halnya dengan perumahan ini. Banjir justru masih terus menggenangi komplek perumahan padat penduduk itu.
Ironisnya sampai hari ini belum ada respon dari pihak pengembang (developer) untuk membantu meringankan beban penghuni komplek baik secara moril maupun materil.
Jangankan membayar ganti rugi terhadap para korban seperti yang dilakukan pengembang lainnya, untuk membantu pembersihan saja tidak ada. Apalagi untuk mengganti perabotan rumah tangga dan barang elektronik mereka yang rusak terendam air. Intinya, pihak pengembang seolah tutup mata.
Hal itu pula yang diungkapkan Iqbal, salah seorang penghuni komplek. Ia mengatakan bahwa sejauh ini belum ada perhatian pihak pengembang yang berniat untuk meringankan beban para korban.
“Pihak pengembang tidak ada perhatian dan pedulinya, hanya sebungkus nasi yang diberikan ke kami, pada Sabtu lalu saat banjir,” ucapnya kesal saat ditemui dikediamannya, Selasa (17/11/2020).
“Kami hanya ingin pihak pihak pengembang menunjukkan tanggung jawabnya atas kejadian banjir kemarin,” Ucap Iqbal.
Lebih jauh dijelaskannya, jebolnya tembok pembatas komplek itu menjadi sorotan para penghuni, ternyata bukan karena derasnya debit air menghantam tembok pembatas komplek, tapi pada saat banjir terjadi, air justru tenang. Diduga karena kualitas tembok komplek yang tidak kuat, akhirnya jebol.
“Ini sangat aneh bagi kami, Kuat dugaan tembok yang dibangun pengembang ini asal jadi. Masak kami lihat gak ada tiang pendukung dibangunan tembok itu. Apalagi komplek inikan disebelah persawahan seharusnya saluran drainase komplek harus lebih tinggi dari parit desa, ini malah sebaliknya. Begitu banjir, meluaplah semua air ke komplek ditambah lagi tembok komplek jebol dan generator air gak berfungsi dengan baik akibat nya masih tergenang air di komplek kami walau banjir sudah reda,” pungkas Iqbal.
Terpisah Misdi selaku pihak pengembang Perumahan Grand Mutiara 3 saat dikonfirmasi melaluhi sambungan ponsel pribadinya di nomor 08137520XXXX, dengan enteng berkilah. “Kejadian itukan bencana, Kalau masalah ganti rugi itu pihak pemerintahlah,” elaknya seolah melempar tanggung jawab.
“Masalah dinding tembok pembatas komplek dengan persawahan yang dibuat pengembang jebol itu nanti akan kita perbaiki,” ucapnya ringan sambil mengakhiri percakapan.(red)
Musa Rajekshah Ajak Kader HMI Jaga Idealisme dan Persatuan Bangsa dalam LK II Nasional HMI Korkom UNJ
kota
sumut24.co LangkatKetua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua PWI Sumatera
kota
sumut24.co MedanWakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.AP menghadir
kota
sumut24.co MedanStan UPT Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu daya tarik magnetik pada malam pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara
kota
sumut24.co MedanPermasalahan banjir dan infrastruktur khususnya jalan rusak menjadi keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Wali Ko
kota
sumut24.co MedanEvent Pesona Colorful Medan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke436 Kota Medan resmi digelar pada Sabtu, 4 Juli 2
kota
Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Beralih Fungsi Sejak 2014&ndash2026 Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
kota
Ketua Umum PP TPI Soliditas dan Integritas Kunci Mewujudkan Visi Lembaga Pendidikan Islam
kota
Putri Ketua JMSI Sumut Rianto SH, MH Resmi Dipinang Fahdi Saidi Lubis
kota