Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Medan I Sumut24.co Blusukan Bobby Nasution ke Jalan Starban Gang Bilal Medan Polonia Jumat (23/10/2020) menghasilkan fakta baru kondisi warga Kota Medan. Di antaranya, masih ada warga yang harus naik rakit untuk berangkat ke sekolah.
Baca Juga:
- Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
- Beralih Fungsi Sejak 2014–2026 : Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
- Ketua Umum PP TPI: Soliditas dan Integritas Kunci Mewujudkan Visi Lembaga Pendidikan Islam
Sebagian kawasan di Medan Polonia berbatasan dengan Padang Bulan Medan Tuntungan. Dan batas daerah itu dibelah oleh Sungai Babura. Bagi sebagian warga Jalan Starban, untuk mencapai jalan umum yang terdekat memilih untuk naik rakit buatan warga.
Dengan naik rakit itu warga akan lebih dekat menuju jalan besar dimana sekolah anak-anak setempat berada.
Bila harus menggunakan jembatan yang ada, maka warga harus jalan lebih jauh. Nahasnya lagi, jembatan yang dimaksud adalah Jembatan Tini Panegara yang sudah dua tahun ini rusak hingga sulit dilalui.
Usai bertemu dengan masyarakat setempat Bobby Nasution tampak berjalan kaki menuju lokasi rakit di Sungai Babura yang jadi andalan masyarakat. Di sana Bobby bertemu dengan Anita, yang sudah belasan tahun mengoperasikan rakit itu.
“Saya bawa rakit ini sudah dari tamat SD dulu. Sekali naik ongkosnya Rp2 ribu,†kata Anita. Warga sekitar pun menjelaskan bahwa transportasi rakit ini sudah ada sejak 20 tahunan. Yang artinya pembangunan tak menyentuh daerah itu secara merata.
“Pemko Medan punya anggaran setahun sekitar Rp6 Triliun. Harusnya dengan anggaran sebesar itu infrastruktur merata dan bermanfaat untuk masyarakat,†kata Bobby.
Dalam pertemuan sebelumnya dengan masyarakat, ada yang bertanya agar warga yang berada di dekat sungai dan dalam kondisi ekonomi yang lemah, agar diperhatikan oleh Bobby.
Dan jawaban Bobby adalah dengan melakukan bersih-bersih di pemerintahan jika kelak dia dipercaya menjabat wali kota Medan.
“Rumah yang harus dibersihkan lebih dulu, yaitu internal Pemko Medan. Bersih-bersih birokrasi akan saya lakukan pertama kali. Jadi setiap mata anggaran untuk pembangunan akan utuh tanpa potongan di sana-sini. Insya Allah hasilnya masyarakat yang akan merasakan,†kata Bobby.(red)
Mahasiswa FH UMSU Laporkan Oknum Karyawan Leasing ACC ke Polrestabes Medan atas Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Beralih Fungsi Sejak 2014&ndash2026 Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
kota
Ketua Umum PP TPI Soliditas dan Integritas Kunci Mewujudkan Visi Lembaga Pendidikan Islam
kota
Putri Ketua JMSI Sumut Rianto SH, MH Resmi Dipinang Fahdi Saidi Lubis
kota
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026 Piala Kapolda Sumut KeVII
kota
Kapolda Sumut Nugraha Sakanti Jadi Amanah, 359 Personel Naik Pangkat Diminta Tingkatkan Pengabdian
kota
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, memberikan apresiasi tinggi atas digelarnya Kejuaraan Daerah (Kejurda) Instit
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP PKK Kota Tanjungbalai Mashandayani Mahyaruddin tampil ko
News
sumut24.co TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai kembali menorehkan prestasi di bidang reformasi birokrasi. Kota Tanjungbalai
News
Polresta Deli Serdang Ikuti Fun Walk Peringati Hari Jadi Ke80 Kabupaten Deli Serdang dan HUT APKASI ke 26
kota