Sabtu, 04 Juli 2026

Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus : Suka Tidak Suka, PJJ/BDR Adalah  Solusi Terbaik Pandemik Covid-19

Administrator - Selasa, 13 Oktober 2020 12:51 WIB
Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus : Suka Tidak Suka, PJJ/BDR Adalah  Solusi Terbaik Pandemik Covid-19

Medan I Sumut24.co Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus sebagai Pemateri pada Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKBM ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bertempat di Aula Kampus UMSU Jalan Mukthar Basir Medan, Selasa (13/10/20).

Baca Juga:

Menurut Ilyas kegiatan ini sangat baik dimana lebih awal memperkenalkan kehidupan kampus serta norma-norma dalam kampus yang berlaku selama ini atau aturan yang akan disepati bersama.

Suka tidak suka, senang tidak senang, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) /Belajar Dari Rumah (BDR) merupakan salusi terbaik dalam memastikan peserta didik semasa Pandemik tetap mendapatkan Pendidikan dan Pengajaran.  Sebut Kadisdik Batu Bara, Ilyas dalam mengawali paparannya terkait Merdeka Belajar dalam Pembelajaran di Masa Pandemik”.

Kebijakan Merdeka Belajar menurut Kadisdik Batu Bara, bahwa setiap orang harus memiliki kesempatan untuk mewujukan potensi dirinya semaksimal mungkin. Karena tujuan pendidikan adalah untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, maka sesungguhnya bagaimana kita bisa memaksimalkan potensi, membangun kemandirian dan tidak menjadi beban dimasa depan, sebut Ilyas dalam paparannya.

Masih menurut Mantan Karo Humas Protokol Pemprovsu ini dalam kebijakan Merdeka Belajar , kita memberikan kebebasan bagi semua warga belajar. Kebebasan tersebut bukanla sesuka hati tetap ada aturannya, namun lebih memberikan kebebasan berinovasi, baik dalam idea, proses, pengembangan, kreatifitas, inspirasi, visi, pertumbuhan dan lainnya.

Jadi biarkan peserta didik banyak tanya, banyak coba dan banyak karya. Itulah sesungguhnya Merdeka Belajar, terang Ilyas.

Ilyas juga menyampaikan beberapa pengalaman selama bermitra dengan Tanoto Foundation yang salah satu turunan programnya adalah  *MIKIR*  yaitu Mengalami melalui melakukan kegiatan dan mengalami melalui observasi, Interaksi terkait proses pertukaran gagasan antar dua orang atau lebih dan Komunikasi  dalam proses penyampaian gagasan/pikiran maupun perasaan oleh seseorang kepada orang lain serta Refleksi yang merupakan proses memikirkan makna dari belajar yang dialami, baik yang terkait materi yang dipelajari maupun pengalaman belajarnya, papar Ilyas.

PJJ adalah pendidikan formal berbasis lembaga yang peaerta didik dan instruktur/guru bsrada di lokasi yang berbeda atau terpisah. Dengan demikian memerlukan sistem telekomunikasi interaktif untuk menghubungkan keduanya dan berbagai sumber daya yang diperlukan di dalamnya, lanjut Ilyas.

Oleh karenanya lanjut Kadisdik Batu Bara Peran kita semua harus bersama-sama membantu PJJ/BDR ini. Kampus, dosen, mahasiswa termasuk orangtua dan masyarakat sangat diperlukan dalam menyukseskan PJJ/BDR ini. Jika perlu saran Ilyas, FKIP UMSU membantu menyiapkan pedoman bagi mahasiswa, orangtua maupun dosen untuk menyiapkan buku panduan/pedoman dalam PJJ/BDR ini, harap Ncekli Safaan akrab Kadisdik Batu Bara ini.

Ilyas juga mengajak semua peserta baik yang bersama di ruangan maupun adek Mahasiswa calon pendidik pada masanya yang mengikuti melalui Vertual untuk mengambil Hikmah Positif dari si Covid ini.

Ilyas merefleksi kebelakang  sejak 1922  Ki Hajar Dewantoro mendirikan Taman Siswa mengatakan “Jadikan tempat menjadi sekolah dan semua orang menjadi guru”. Setelah si Covid datang baru terjadi, selama ini kemana kita ? Termasuk kemandirian belajar, pemanfaatan IT, ICT, Pembelajaran Daring, pendidikan luar sekolah, pendidikan non formal dan informal dan lainnya yang sudah di atur dalam UU Nomor 2 tahun 1989 serta UU Sisdikdas Nomor 20 Tahun 2003, kan baru terjadi setelah di Covid datang, selama ini kemana kita ? Lanjut ilyas sebelum mengakhiri paparannya sebut  Mantan Pejabat di berbagai Dinas dan Biro di Lingkungan Pemprovsu.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Beralih Fungsi Sejak 2014–2026 : Kawasan HTR Koperasi Tani Mandiri Diduga Berubah Menjadi Kebun Sawit, Ada Bukti Kwitansi
Ketua Umum PP TPI: Soliditas dan Integritas Kunci Mewujudkan Visi Lembaga Pendidikan Islam
Putri Ketua JMSI Sumut Rianto SH, MH Resmi Dipinang Fahdi Saidi Lubis
Sportivitas dan Jiwa Ksatria Warnai Pembukaan Kejurda INKANAS Sumut 2026 Piala Kapolda Sumut Ke-VII
Kapolda Sumut: Nugraha Sakanti Jadi Amanah, 359 Personel Naik Pangkat Diminta Tingkatkan Pengabdian
Kenakan Busana Adat Melayu, Wali Kota Tanjungbalai Semarakkan Karnaval Budaya Nusantara APEKSI XVIII
komentar
beritaTerbaru