Baca Juga:
P.SIDIMPUAN I SUMUT24.co
Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendin Nasution mendatangi Ganti Pasaribu, korban banjir Desa Labuhan Rasoki, Kec. Sidimpuan Tenggara, Rabu (23/9).
Diawali hujan lebat mengguyur P.Sidimpuan pada Selasa (22/9) sore sampai tengah malam, menyebabkan sungai Labuhan Rasoki meluap.
Sekira pukul 22:00, air sungai keruh membawa potongan kayu dari hulu di bukit Dolok Parlobaan hutan Suaka Margasatwa (SM) Barumun.
Lambat laun air semakin membesar, bercampur batu dan pasir, meluap ke areal kebun warga di pinggir sungai.
Di belokan sungai dekat jembatan, air menerjang tanggul dan menembus pemukiman warga hingga balairung pasar di samping Pasar Labuhan Rasoki.
Kemudian akibat sedimen yang membuat sungai mendangkal, air dari bawah jembatan meluap ke arah kiri hingga menerjang rumah warung milik Ganti Pasaribu.
“Air masuk ke warung, dan ketika saya masuk ke dapur sudah setinggi pinggang. Saya lihat dinding belakang sudah jebol,” kata Ganti.
Keesokan harinya, Wali Kota Sidimpuan Irsan Efendi mendatangi rumah warung yang rusak itu. Menyemangati Ganti Pasaribu sebagai pemilik.
Kemudian Wali Kota meninjau areal yang diterjang luapan air. Bekas lintas air itu lebarnya mencapai 50 meter dari pinggir sungai dan panjang sekira 500 meter.
“Saya pastikan tahun depan sedimen sungai ini dibersihkan dan dibangun tanggul berkonstruksi tahu beton,” jelas Wali Kota kepada warga yà ng hadir di lokasi.
Kepada Ganti Pasaribu diminta bersabar, karena ini musibah yang sama-sama tidak diinginkan. Kemudian Wali Kota menyerahkan santunan untuk membantu perbaikan dapur yang rusak.
Kepada warga Desa Labuhan Rasoki dan sekitar, diminta untuk sama-sama menjaga ekosistem hutan di hulu sungai.
“Jangan tebangi pohonnya. Selain melindungi kita dari bencana, juga masa depan anak cucu kita,” kata Wali Kota.
Ganti Pasaribu selaku korban dan mewakili warga mengucapkan terimakasih atas tanggap dan pedulinya Wali Kota Irsan Efendi Nasution.
“Terimakasih pak, kami senang dipimpin Wali Kota yang peduli pada warganya. Apalagi tahun depan akan dibangun tanggul sungai,” katanya.
Ganti berharap normaliasi dan pembangunan tanggul benar-benar memutus derita warga yang selalu diterpa rasa takut akan diterjang banjir. (Red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News