Tobat Ekologis dari Kampus: Membaca Darurat Sampah Indonesia
Tobat Ekologis dari Kampus Membaca Darurat Sampah Indonesia
kota
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Baca Juga:
Saat ini, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sudah ditetapkan kedalam zona merah penyebaran corona virus disease atau covid-19. Penetapan itu setelah ditemukannya 6 orang warga Sergai terpapar virus yang mematikan tersebut.
Apalagi, dari 6 orang warga di Kabupaten Sergai yang terinfeksi virus corona tersebut, 2 orang merupakan warga dari Kecamatan Perbaungan yakni AS (29) dan B (29).
Menyikapi hal ini, kepada Sumut24, minggu (7/6/2020) di Perbaungan, Sekretaris Umum Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Sergai, Muhammad Riyan Maulana, sangat menyayangkan sikap Bupati Sergai Ir H Soekirman yang terkesan lamban dalam menyikapi permasalahan ini.
Pria yang akrab disapa Riyan ini menuding, bahwa Bupati tidak serius dalam menghadapi pandemi virus corona ini, apalagi saat ini, Bupati hanya terlihat bagi bagi sembako sebagai ajang pencitraan.
“Ini masalah Nasional, Bupati harus tanggap dalam hal ini, jangan dirinya (Bupati) sibuk hanya bagi bagi sembako saja ke Desa Desa,” ungkapnya.
Seharusnya, lanjut Riyan, masalah pembagian sembako, Bupati selaku ketua gugus tugas percepatan penanganan covid-19 tinggal memerintahkan Camat atau Kepala Desa untuk membagi bagikan sembako tersebut.
Sebagai ketua gugus tugas, ungkapnya, Bupati dalam hal ini harus fokus dalam penanggulangannya, bukan malah bagi bagi sembako yang dijadikan sebagai ajang pencitraannya menuju Pilkada Sergai mendatang.
“Kita sangat miris melihat Kabupaten ini, disaat Daerah lain mempersiapkan diri menghadapi New Normal, Sergai malah terancam menerapkan PSBB, seandainya Bupati tanggap sejak awal, sangat kecil kemungkinan Sergai menjadi Zona Merah” ujar Riyan.
Ditempat yang sama Bendahara SAPMA PP Sergai Irwansyah Putra menambahkan, dalam menyikapi permasalahan ini, Bupati harusnya fokus dalam mendeteksi kesehatan masyarakat diKabupaten Sergai. Bupati harus kejar bola dan jangan hanya menunggu laporan dari masyarakat.
“Bupati yang terhormat, kami minta fokuslah dalam mendeteksi kesehatan masyarakat, kejar bola, jangan hanya menunggu laporan masyarakat, terapkan physical distancing di setiap tempat”pintanya.
“Insya Allah, kita bisa melewati ujian ini secepat mungkin, tanggapilah setiap kritikan yang membangun, jangan menganggap setiap kritikan sebagai musuh politik, dewasalah dalam berpolitik,”tutup Irwan.(Bdi)
Tobat Ekologis dari Kampus Membaca Darurat Sampah Indonesia
kota
Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke80, Bupati Simalungun Kolaborasi yang Solid Akan Memperkuat Stabilitas Daerah
kota
Wali Kota menghadiri dan mengikuti Upacara Peringatan HUT ke43 Kota Medan
kota
MEDAN, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irjen Pol. Dr. Mahmud Nazly Harahap,
News
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
kota
Dituding Sewenangwenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
kota
DJ Wong Laporkan Akun Pencemaran Nama Baiknya ke Polda Sumut
Kota
Polrestabes Medan Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 9,4 Kg Barang Bukti di Sita.
kota
sumut24.co MedanRakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026 di Medan tak hanya bahas kebijakan pembangun
kota
Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti di Hari Bhayangkara ke80, Kapolda Terima Langsung dari Presiden
kota