Rabu, 01 Juli 2026

Reinfeksi Bisa Terjadi, Masyarakat Tidak Perlu Panik dan Tetap Waspada

Administrator - Rabu, 06 Mei 2020 22:00 WIB
Reinfeksi Bisa Terjadi,  Masyarakat Tidak Perlu Panik dan Tetap Waspada

 

Baca Juga:

Reinfeksi Bisa Terjadi,

Masyarakat Tidak Perlu Panik dan Tetap Waspada

 

MEDAN  I SUMUT24

Pasien positif Covid-19 yang sudah sembuh bisa saja kembali terinfeksi dan dinyatakan positif, atau yang disebut juga dengan reinfeksi atau reaktivasi. Masyarakat tidak perlu panik, namun diimbau tetap waspada.

 

“Penyakit ini memang bisa sembuh dan tidak perlu panik, tetapi diharapkan jangan sampai kita menyepelekan. Karena penyebaran virus ini sangat cepat. Belum lagi, baru-baru ini kita juga mendengar ada kasus reinfeksi atau reaktivasi, yakni pasien yang sudah dinyatakan sembuh kembali positif,” ujar jury bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Aris Yudhariansyah di Media Center GTPP Covid-19 Provinsi Sumut, Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/5).

 

Meskipun langka, ada beberapa kemungkinan penyebab reinfeksi. Kemungkinan pertama, hasil negatif “palsu” tes swab yang berasal dari pengambilan spesimen sampel lendir yang kurang cukup ataupun hasil positif “palsu” yang berasal dari spesimen yang mengandung virus tidak aktif.

 

Kemungkinan kedua, virus yang masih tersisa dalam pasien sembuh aktif kembali. Hal ini bisa terjadi karena pertahanan tubuh pasien yang masih lemah, sehingga virus bisa memperbanyak diri kembali. Bila ini terjadi, biasanya gejala yang ditimbulkan jauh lebih ringan dan transmisi orang ke orang kemungkinan kecil terjadinya.

 

“Untuk itu, kami tekankan kembali pembatasan aktivitas sosial secara masif masih harus kita lakukan dengan ketat. Bahkan, beberapa negara yang berhasil menghentikan puncak pertambahan kasus seperti Korea dan Tiongkok, juga masih mengalami kemunculan kasus. Meskipun sudah tidak banyak,” kata Aris.

 

Terakhir, lanjutnya, reinfeksi juga bisa terjadi lagi karena kemungkinan pasien sembuh terpapar virus dengan tipe lain. Berdasarkan penelitian, saat ini diketahui terdapat tiga tipe virus SARS-CoV-2. Ada kemungkinan memori kekebalan tidak akan berjalan pada pasien yang sembuh dari virus pertama, karena sistem imun tidak mampu mengenal tipe virus yang baru.

 

Sementara itu, terkait perkembangan kasus Covid-19, Aris menyampaikan, ada penambahan 11 pasien positif Covid-19. Semula berjumlah 130 orang pada hari Selasa (5/5), kini pasien positif covid-19 dikonfirmasi berjumlah 141 orang pada hari ini, Rabu (6/5) per pukul 16.00 WIB. Untuk PDP 151 orang, sembuh 43 orang, dan meninggal 16 orang. (W03)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap Jabat Kakorsabhara Baharkam Polri, Zakiyuddin Harahap: Selamat Bertugas
Balitbang Golkar Gelar Diskusi dan Bedah Buku Revolusi Iran Karya Dr. Nasir Tamara
Dituding Sewenang-wenang, Eksepsi Nenek Marlina Ungkap Dakwaan Jaksa Diduga Hasil "Potong Kompas"
DJ Wong Laporkan Akun Pencemaran Nama Baiknya ke Polda Sumut
Polrestabes Medan Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba 9,4 Kg Barang Bukti di Sita.
Bazar UMKM Ramaikan APEKSI XVIII Medan, PWPM Ikut Gerakkan Ekonomi Lokal
komentar
beritaTerbaru