Kamis, 14 Mei 2026

DANRAMIL 03 LIMA PULUH HADIRI PERINGATAN HARKITNAS DI KAB. BATUBARA

Administrator - Jumat, 20 Mei 2016 11:56 WIB
DANRAMIL 03 LIMA PULUH HADIRI PERINGATAN HARKITNAS DI KAB. BATUBARA

Batubara | Sumut24

Baca Juga:

Danramil 03 Lima Puluh Kapten Inf Zulpan mewakili Dandim 0208/Asahan menghadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 Tahun 2016, bertempat di Lapangan Sepak Bola Jalan Perintis kemerdekaan Kelurahan Lima puluh Kec. Lima puluh Kabupaten Batubara, Jum’at (20/5-16).

 

Bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Bupati Kab. Batubara H. Harry Nugroho, SE dan Komandan Upacara Letda Inf Baktiar Barimbing dan peserta upacara, personel Kodim.0208, Polres Batubara, TNI AL, PNS Pemkab Batubara, Satpol PP, Regu IPK, Regu Damkar Kab. Batubara, Regu PPM, siswa/i SMP dan SMA Kab. Batubara. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Waka polres Batubara kompol Masana Sembiring, S.Sos, mewakili Danlanal Tanjung Balai Kapten L YP Suardana, Kejari Kab. Batubara Eko Hadi Haksono, SH. MH, Kapolsek se-Kabupaten Batubara dan seluruh SKPD Kab. Batubara. Wakil Bupati Kab. Batubara H. Harry Nugroho, SE membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, komitmen terhadap NKRI ini penting saya tegaskan kembali, mengingat setelah sekian lama berdiri sebagai bangsa, ancaman dan tantangan akan keutuhan NKRI tidak selangkah pun surut.

 

Bahkan melalui kemajuan teknologi digital, ancaman radikalisme dan terorisme, misalnya, mendapatkan medium baru untuk penyebaran paham dan praktiknya. Selain itu, kita juga meng-hadapi permasalahan ketahanan bangsa secara kultural.

 

Munculnya kekerasan dan pornografi, misalnya, terutama yang terjadi pada generasi yang masih sangat belia, adalah satu dari beberapa permasalahan kultural utama bangsa ini yang akhir-akhir ini mengemuka dan memprihatinkan. Lagi-lagi, medium baru teknoiogi digital berperan penting dalam penyebaran informasi, baik positif maupun negatif, secara cepat dan massif.

 

Tantangan-tantangan baru yang muncul di depan kita tersebut memiliki dua dimensi terpenting, yaitu kecepatan dan cakupan. Tentu kita tidak ingin kedodoran dalam menjaga NKRI akibat terlambat mengantisipasi kecepatan dan meluasnya anasir- anasir ancaman karena tak tahu bagaimana mengambil bersikap dalam konteks dunia yang sedang berubah ini.

 

Oleh sebab itu saya memandang penting tema "mengukir makna kebangkitan nasional dengan mewujudkan indonesia yang bekerja nyata, mandiri dan berkarakter" yang diangkat untuk peringatan hari kebangkit-an nasional tahun 2016 ini. Dengan tema ini kita ingin menunjukkan bahwa tantangan apapun yang kita hadapi saat ini harus kita jawab dengan memfokuskan diri pada kerja nyata secara mandiri dan berkarakter. Upacara diakhiri dengan melaksanakan Pembakaran simbol – simbol partai komunis (PKI) dan penandatanganan penolakan faham Komunis dibumi Indonesia oleh jajaran FKPD Batubara.(es)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Penanganan Laporan Terhadap RS.Royal Prima Lamban"
Resmi Dilantik, Pengurus FORWAKA Medan Periode 2026–2028 Diharapkan Perkuat Sinergi Pers dan Aparat Hukum
Ahmad Bahar Ungkap Pahitnya Jadi Penulis, Karya Pernah Dicekal
Polresta Deli Serdang Berikan Talih Asih Ke Rumah Tahfidz Quran Ar-Rahmah Atas Keberanian Melawan peredaran Narkoba*
Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Kemensos : Kabupaten Asahan Masuk Daftar Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II
Menagih Janji 2029: Belajar dari Shanghai, Menguji Nyali di Indonesia
komentar
beritaTerbaru