Jumat, 15 Mei 2026

BNNK Asahan Tes Urine Balon Kades

Administrator - Kamis, 19 Mei 2016 08:23 WIB
BNNK Asahan Tes Urine Balon Kades

KISARAN | SUMUT24

Baca Juga:

Bakal Calon (Balon) Kepala desa (Kades) yang bakal mengikuti pemilihan kepala desa serentak di wilayah Kabupaten Asahan menjalani tes urine di halaman kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan, Kisaran, Rabu (18/5).

Kepala BNNK Asahan, Tuangkus Harianja mengatakan, sampai hari ini (hari kedua) sudah 70 balon Kades yang telah menjalani tes urine untuk mengetahui apakah terindikasi atau tidak terhadap narkoba.

Dari 70 balon yang sudah dites, semua hasilnya negatif. Artinya tidak satupun yang terindikasi mengonsumsi narkoba.

Tuangkus menjelaskan, tujuan tes urine dilakukan yakni guna memastikan calon kades benar benar bersih dari narkotika. Selain itu, bebas narkoba, merupakan salah satu syarat mutlak untuk mengikuti seleksi pemilihan calon Kades yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan.

“Jika hasil tes urine positif, maka dipastikan calon tersebut tidak dapat mengikuti seleksi,” katanya.

Lanjutnya, Untuk itu pihaknya benar benar serius dalam melaksanakan pengujian agar hasil yang dikeluarkan benar benar sesuai dengan kenyataan. “Tes ini kita lakukan dengan serius, tidak main main,” ungkapnya.

Menurut Tuangkus, sikap yang diambil Pemkab Asahan dalam mencantumkan bebas narkoba sebagai syarat mutlak kepada calon Kades, patut diapresiasi. Sehingga, ke depan tidak adalagi pemimpin yang seharusnya menjadi suri tauladan masyarakat tersandung kasusi narkoba.

“Sekarang penyalah gunaan narkoba, tidak hanya diperkotaan saja, bahkan sudah sampai ke desa desa, bahkan menyentuh seluruh kelapisan masyarakat. Untuk itu, nantinya kepala desa juga kita harapkan dapat menjadi duta anti narkoba di pedesaan. Jadi, bebas narkoba harus dimulai dari dirinya (kades) terlebih dahulu,” tandasnya.

Menurut Prayitno, salah seorang yang mengikuti tes urine bahwa syarat bebas narkoba bagi bakal calon Kades bukanlah syarat yang berat dan mengada ada.

“Karena pemimpin harus dapat menjadi panutan. Bagaimana bisa seorang pemimpin dapat memberantas narkoba, jika dirinya sendiri terlibat di dalamnya,” ucapnya.

Meski demikian, dirinya mengaku merasa khawatir. jika hasil yang diterimanya adalah positif. “Gak tau, kenapa. meskipun saya tidak pernah memakai narkoba, tapi saya tetap takut. Soalnya saya tidak pernah mengikuti tes seperti ini. Syukur hasilnya negatif,” ujarnya (teci).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Terlibat Peredaran Vape Kandungan Narkoba, Panglima Geng Motor Dibekuk Polisi Hingga Tak Berkutik di Jalan Mojopahit Medan
Belum Digerebek Polisi, Mesin Judi Tembak Ikan Dikelola DS Eksis Beroperasi Tanpa Jeda di Aji Baho, Sibiru -biru
Diburu Sampai ke Jambi Polda Sumut Tangkap 2 Begal Sadis di Angkot Viral di Medsos
Bentrok Pemuda di Pancur Batu Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah.
Ketika Bebas Visa Menjadi Celah Judi Online: Alarm Baru Kedaulatan Digital Indonesia
KOMNAS PA Pusat Berikan Penghargaan kepada Polsek Pantai Labu atas Kepedulian dan Perlindungan terhadap Anak serta Guru Tahfiz Qur’an
komentar
beritaTerbaru