Rabu, 01 Juli 2026

Viral, Surat Gubernur Salah Tulis, Kewaspadaan Jadi Kewasadaan

Administrator - Selasa, 17 Maret 2020 06:11 WIB
Viral, Surat Gubernur Salah Tulis, Kewaspadaan Jadi Kewasadaan

Viral, Surat Gubernur Salah Tulis, Kewaspadaan Jadi Kewasadaan

Baca Juga:

MEDAN I SUMUT24.co Surat edaran resmi Gubernur Sumatera Utara bernomor 440/2666/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi corona virus deviase (Covid 19) Sumatera Utara. Tiba-tiba menjadi vital baik di grup Whatsapp maupun jejaringan sosial lainnya. Betapa tidak. Surat resmi yang langsung diteken Gubsu dengan cap basah berlogo lambang garuda pancasila tersebut salah tulis atau salah ketik. Tertulis “kewasadaan” aturannya kan kewaspadaan, ucap Darman, siapalah yang punya kerja ini, masa surat Gubernur bisa salah ketik. ” ini sudah kesalahan fatal, Gubsu harus beri sanksi kepada OPD atau pejabat administrasi kantor Gubsu, ucapnya. Berarti ada yang menjerumuskan Gubsu dalam hal administrasi, ucapnya. Harusnya sekelas surat resmi Gubsu tak perlu salah lagi kan Gubsu jadi malu, apalagi surat itu ditujukan kepada seluruh Bupati/Waikota se Sumut, Disdik Sumut dan ditembuskan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta dan Mendagri di Jakarta, ucapnya. Sementara itu Kabiro Umum dan Perlengkapan Ahmad Fadly yang dikonfirmasi terkait kesalahan tulis tersebut belum menjawab.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tanpa Izin dan Tanpa Tempat Penyimpanan, Pengelolaan Limbah Medis di Puskesmas Asahan Terancam Pidana, Diminta Penegak Hukum Turun Tangan
Sambut Tim Pemantau TP PKK Provinsi, Kabupaten Asahan Tampilkan Prestasi dan Kekuatan Program di Tingkat Desa
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
BNCT Apresiasi Kontribusi CMA dalam Mendukung Pertumbuhan Arus Peti Kemas di Belawan
Penyambutan di Kualanamu Jadi Simbol Penguatan Hubungan LMP Sumut dan Sulawesi Selatan
BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
komentar
beritaTerbaru