LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
Baca Juga:
- LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
- Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
- PLN Perkuat Kapasitas Masyarakat Sekitar PLTA Asahan 3 Melalui Pelatihan Agro-Elektro Organik Terpadu
MEDAN I SUMUT24
Menjelang pelantikan Presiden Jokowi untuk periode yang ke dua, kondisi ekonomi di Indonesia mengalami perlambatan. Ekonomi Indonesia secara keseluruhan mengalami tekanan seiring dengan meningkatnya tekanan ekonomi eksternal.
“Tensi perang dagang yang sempat memburuk mengakibatkan ekonomi global melambat yang berdampak pada perlambatan ekonomi di Indonesia,” kata Pengamat Ekonomi UIN Sumut Gunawan Benjamin di Medan, Senin (14/10).
Dikatakannya, harga komoditas yang turun juga memicu terjadinya tekanan ekonomi seiring dengan eskalasi perang dagang akhir-akhir ini.
Tantangan ekonomi Presiden Jokowi di periode ke dua lebih besar dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal ini sangat membebani pemerintahan Jokowi di periode ini.
Terlebih jika perang dagang serta ketidakpastian ekonomi semakin memburuk seandainya di tahun 2020, Presiden AS terpilih tetap menjalankan program proteksi ekonominya.
Hal ini sangat mempengaruhi ekonomi nasional. Dan ancaman yang tak kalah serius adalah adanya potensi munculnya resesi ekonomi global di tahun depan.
“Jadi periode ke dua akan menjadi periode yang sangat sulit bagi Presiden Jokowi. Kalau dari sisi internal. Saya menilai, Jokowi akan lebih mampu mengatasi ekonomi nasional,” ujarnya.
Tetapi dampak negatif ekonomi eksternal ini sangat berpeluang memberikan tekanan yang signifikan dan di luar kemampuan pemerintah untuk menanggulanginya.
Di tengah kondisi seperti sekarang, yang paling penting itu adalah mengutamakan kestabilan harga kebutuhan pokok masyarakat. Akselerasi belanja pemerintah, agar motor ekonominya bisa bergerak di tengah perlambatan ekonomi global.
Utamakan kebijakan dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.Kurangi ketergantungan barang modal maupun modal dari negara lain.
“Upayakan kebijakan-kebijakan produktif yang padat karya sehingga mampu menyerap tenaga kerja. Yang tak kalah penting adalah menjaga kebijakan makro prudensial yang hati-hati,” katanya.
Ditanya menteri yang diangkat sebaiknya dari kalangan mana? “Saya sarankan yang rofesional, untuk sejumlah kebijakan yang strategis dan vital. Seperti Menteri di ruang lingkup ekonomi,” ujarnya. (C04)
LP3SU Desak Wali Kota Medan Jangan Tunda Pembongkaran Bangunan di Atas Aset Pemko Di Contempo
kota
sumut24.co MEDAN, Dalam upaya mendorong minat mahasiswa menjadi entrepreneur, Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) Universitas
kota
sumut24.co TOBA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumatera Bagian Utar
News
sumut24.co Labuhanbatu , Mengedarkan narkoba, Tri Putra alias Putra (30) warga Dusun Suka Mulia, Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Stadion Mutiara Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Jumat (26/6/2026). Sekita
News
sumut24.co Medan Wajib pajak yang berdomisili Kota Medan mengeluhkan sistem Coretax tampilan terbaru yang dan dikembangkan oleh Direktorat
Ekbis
Kuasa Hukum Medan Surati Kapolri, Ombudsman hingga Presiden Soal Dugaan Penggelapan Mobil
kota
Rotasi Besar di Polda Sumut, Dirkrimum Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh Pecah Bintang.
kota
PT Jasamarga Kualanamu Tol Pertahankan Kinerja Positif dan Perkuat Komitmen Keberlanjutan Sepanjang Tahun 2025
kota
Bentrok Mencekam di Areal PT Bridgestone Berujung Pembakaran Kendaraan.
kota