Kamis, 25 Juni 2026

Dosen FH Unita MJP Sagala SH MS: Akademisi Kecewa 2 Jaksa TP4D Jadi Tersangka, Perlu Dibentuk Pengawasnya TP4D

Administrator - Rabu, 21 Agustus 2019 13:20 WIB
Dosen FH Unita MJP Sagala SH MS:  Akademisi Kecewa 2 Jaksa TP4D Jadi Tersangka, Perlu Dibentuk Pengawasnya TP4D

MEDAN I SUMUT24

Baca Juga:

Dosen Fakultas Hukum Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli M Jusli Penus Sagala SH MS mengatakan, akademisi kampus pasti merasa kecewa atas peristiwa ditetapkannya 2 jaksa TP4D sebagai “pengawal anggaran” jadi tersangka yang disebut menerima duit Rp 211juta.

Ke depannya harus dibentuk pengawas TP4D tersebut, dari masyarakat, LSM ataupun termasuk wartawan, sehingga pengunaan anggaran pemerintah bisa lebih transparan,kata Jusli Penus Sagala menjawab wartawan di Medan, Rabu (21/8) terkait berita KPK tetapkan 2 jaksa TP4D “Pengawal anggaran” jadi tersangka.

KPK menetapkan 2 jaksa sebagai tersangka yang diduga menerima uang terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPKP) Kota Yokyakarta tahun anggaran 2019.

Dikatakan Sagala, Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dibentuk Jaksa Agung sejalan dengan Instruksi Presiden tahun 2015, karena saat itu banyak pejabat takut menggunakan anggaran karena takut ditangkap, akibatnya banyak proyek terkendala dan anggaran tak terpakai .TP4D dimaksudkan sebagai pendamping pengguna anggaran . Hampir 4 tahun TP4D dibentuk, namun baru kali ini mencuat Jaksa nya ditangkap.Jelas kita akademisi kecewa,kata Sagala.

Jaksa TP4D itu seharusnya sebagai pengawas dan pendamping, kenapa justru memanfaatkan wewenangnya dan menerima komisi, itu jelas salah,katanya.

Sagala tidak sependapat, kalau disebut TP4D itu dibubarkan saja. Karena tujuannya dibentuk dulu sangat bagus. Justru itu ke depan, perlu dibentuk tim pengawas TP4D itu, bisa dari masyarakat, LSM dan termasuk wartawan, sehingga ke depan, peristiwa yang merusak citra dan nama baik Jaksa ini tidak terulang . Diharapkan,kalau tim pengawas TP4D dibentuk, kejadin serupa tidak terulang,kata Sagala.(C04)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Hadiri Penutupan MTQ ke-40 Sumut, Kafilah Asahan Raih Juara Umum V dan 24 Penghargaan
Harumkan Almamater, DPP IKA UMA Apresiasi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai
Endra Putra Gunawan Resmi Mendaftar Calon Wali Nagari Aie Dingin, Usung Visi “Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani”
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
komentar
beritaTerbaru