Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
ASAHAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
- Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
- Rico Waas Dinilai Pemimpin untuk Semua, Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
Memasuki hari besar Ummat Islam yaitu Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah, Dinas Peternakan Kabupaten Asahan telah menyediakan hewan hewan qurban dimana akan digelar perayaannya pada tanggal 11 Agustus 2019 Masehi.
Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, M.Syarif kepada wartawan, Selasa (30/7/2019) mengatakan, Pemerintah Asahan telah menyediakan hewan qurban dan telah melalui unsur kesehatan hingga layak di pasarkan, karena sebentar lagi akan memasuki hari raya idul adha.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan sudah siap sedia hewan qurban sesuai aturan dan kesehatan hewan untuk perayaan idul adha ini”, ujar Syarif.
Lanjut Kadis, pemesanan hewan qurban melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Ternak, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan pada tahun 2019 ini dinilai meningkat, namun, peningkatan penjualan hewan qurban tahun ini tidak terlalu signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Pembeli meningkat, tapi tidak terlalu signifikan. Penurunannya sekitar 10 persen kalau dibandingkan dengan tahun lalu”, ujar kata M.Syarif.
Kadis juga mengatakan, bahwa sebagian besar peternak berasal dari Desa Pulau Raja, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan.
“Para peternak itu menitipkan lembu miliknya untuk ditawarkan di UPT Pasar Ternak. Diperkirakan ada sekitar 50-60 ekor sapi dibawa para peternak atau pedagang ke pasar ternak, setiap hari Selasa dan Kamis mulai pukul 10.00 Wib sampai dengan sore sekitar jam 18.00 Wib”, ungkap M.Syarif.
Dan untuk saat ini, pihaknya telah memberikan subsidi berupa pemberian obat cacing dan suntikan vitamin kepada hewan ternak agar makanan yang dicerna dapat menjadi daging, sehingga dapat menambah bobot hewan ternak yang berada di UPT Pasar Ternak.
“Untuk mengurangi parasit cacing yang terdapat di tubuh lembu, sebab 60 persen dalam tubuh ternak mengandung cacing. Sementara pemberian obat cacing masih pemilik ternak sendiri. Ke depannya, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Asahan akan segera mengajukan Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi penitipan di UPT Pasar Pekan”, ujar Syarif.
Syarif menambahkan, pada tahun 2020 mendatang, pihaknya akan mengajukan Perda karena setiap ternak yang terjual di UPT akan dikenakan retribusi Rp15 ribu per ekor.
“Retribusi itu diperuntukkan untuk mengeluarkan surat keterangan kesehatan dan tanda pembelian, sehingga pembeli dari manapun tidak perlu khawatir akan asal usul lembu yang akan dibeli”, ungkap Syarif. (tmp)
Serah Terima Jabatan Sekretaris dan Kepala Bidang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Solok
kota
Untuk Tingkatkan Pelayanan dan Penyuluhan Kesehatan Bupati Solok Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Negeri Solok
kota
sumut24.co MedanPerayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota
sumut24.co MedanPemko Medan mendorong perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengedukasi masyarakat, khususnya terkait k
kota
sumut24.co JAKARTA, Masa jabatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka masih berjalan hingga tahun 2029, namun semangat generasi muda yang
News
Wabup Basri Bongkar Kinerja APBD 2025, Paluta Catat Surplus Rp43,5 Miliar dan Raih WTP
kota
Perangi Narkoba, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Gandeng BNN RI Bentuk Unit Layanan Terpadu P4GN
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Tegaskan KNPI Harus Jadi Motor Perubahan di Padang Lawas
kota
Sempat Viral Digerebek EmakemakSarang Narkoba di Labura di Bakar Polisi
kota
RUPST Inalum 2025 Tetapkan Susunan Direksi dan Komisaris Baru, Kinerja Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
kota