Rico Waas Tandatangani Prasasti Revitalisasi Gereja St. Antonius
sumut24.co MEDAN, Perayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota
Medan|SUMUT24 Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai unsur pembangunan bangsa memiliki misi mulia dalam memberi dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga dengan mengutamakan sumber daya manusia sejak bayi dalam kandungan, hingga tumbuh dan berkembang menjadi balita, remaja sampai lanjut usia.
Baca Juga:
Demikian disampaikan Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menghadiri Lomba Pola Asuh Anak & Remaja dengan cinta & kasih sayang (PAAR-CKS) Tingkat Nasional dalam rangka Hari Kesatuan Gerak PKK Tahun 2019 di Gedung Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Medan Jalan Rotan, Senin (17/6).
Lebih lanjut, Akhyar mengatakan Keberadaan kesatuan gerak PKK diharapkan dapat menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan masyarakat. Karena PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan.
“Para kader dan penggerak PKK beserta jajarannya harus memadukan gerak langkah dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat khususnya kesepuluh program pokok PKK,” kata Akhyar.
Kemudian, mantan anggota DPRD Medan ini juga menyampaikan bahwa Pemko Medan bersama seluruh unsur masyarakat, TP PKK beserta kader-kadernya, telah banyak melalukan upaya-upaya terhadap pengembangan kehidupan keluarga menuju terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih sejahtera.
“Untuk mewujudkan kehidupan keluarga yang lebih sejahtera salah satunya melalui pembinaan pola asuh anak dan remaja pada tingkat kecamatan samapai ke lingkungan,” ujarnya.
Kemudian Akhyar juga mengungkapkan di era yang serba berbasis teknologi dan informasi, para generasi muda khususnya anak dan remaja harus dibekali dengan pendidikan budi pekerti dan landasan agama yang kuat. Sehingga anak dan remaja tidak terjerumus kepada hal-hal yang negatif.
“Dalam hal ini Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan Barat telah banyak memberikan contoh yang baik terhadap pelaksanaan pola asuh anak dan remaja yang baik, yang dilakukan melalui simulasi maupun sosialisasi,” ungkap Akhyar.
Sebelumnya, Wakil Ketua I TP PKK Kota Medan Hj Nurul Khairani Akhyar menjelaskan bahwa pembinaan anak dan remaja saat ini harus benar-benar dilakukan sebaik mungkin, terlebih di era globalisasi, arus teknologi dan informasi yang masuk tidak dapat terbendung lagi. Banyak anak-anak dan remaja mulai memahami perkembangan teknologi tersebut, contohnya saja seperti penggunaan media sosial.
“Media sosial tidak saja hanya digunakan untuk berkomunikasi, namun juga dalam menimba bebagai informasi, termasuk ilmu pendidikan di sekolah. Tetapi di sisi lain, jika kita tidak bijak dan berhati-hati dalam penggunaan media sosial akan membawa dampak lunturnya moral, terutama bagi kalangan anak-anak dan remaja,” jelas Nurul.
Dalam kesempatan ini Ketua Tim Verifikasi Lapangan PAAR-CKS Dra Hj Hernawati juga mengatakan kegiatan lomba ini telah diselenggarakan tiap tahunnya dan ternyata mendapatkan respon positif oleh warga bahkan mendapatkan antusias dari warga yang cukup besar. Hal ini dapat dilihat dari cara masyarakat menanggapi perlombaan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat menjadi pemenang.
“Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahunnya ini mendapatkan respon yang positif ini dari warga dan dapat membawa pengaruh baik serta nilai positif dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,†kata Hernawati.
Selanjutnya, Hernawati menyebutkan bahwa mulai dari tahun 2019 ini akan ada 6 daerah yang masuk nominasi di tiap kategori lomba serta meningkatkan kualitas penilaian yang ideal dan objektif. “Di tahun 2019 ini nantinya akan ada 6 daerah yang masuk nominasi ditiap-tiap kategorinya,†sebutnya.
Diakhir sambutannya, Ketua Tim Verifikasi Lapangan PAAR-CKS dengan adanya lomba ini, diharapkan para peserta nantinya memiliki potensi yang mampu memberikan informasi mengenai pola asuh bagi masyarakat luas termasuk dalam pelaku pembangunan bahwa sesungguhnya PKK merupakan faktor kunci dalam proses pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
“Saya berharap para peserta ini dapat memiliki potensi yang mampu memberikan informasi serta mampu berperan serta dalam pembangunan dan sesungguhnya melalui PKK ini lah merupakan kunci dalam proses pemberdayaan keluarga dan masyarakat,†harapnya.(R02)
sumut24.co MEDAN, Perayaan 111 tahun perjalanan iman Gereja Katolik St. Antonius dari Padua Paroki Hayam Wuruk Medan mendapat perhatian dan
kota
Kadis Perindag ESDM Sumut "Semua Permohonan Rekomendasi ABT Telah Berproses
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Negeri Medan (Unimed) resmi membuka Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026 dengan menyediakan kuota sebanyak 3.099
kota
sumut24.co ASAHAN, Dalam rangka mempererat hubungan antaranggota, meningkatkan kinerja organisasi, serta mengevaluasi pelaksanaan program k
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Panitia Pemilihan
News
Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polda Sumut Ziarah ke TMP Medan, Teguhkan Semangat Pengabdian dan Keteladanan Pahlawan
kota
Polrestabes Medan Amankan 6 Pelaku Genk Motor di Duga Terlibat Menewaskan Remaja di Patumbak
kota
sumut24.co MEDAN, Di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata, PTPN IV PalmCo terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kes
News
sumut24.co BINJAI, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai kembali memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan eko
News
sumut24.co ASAHAN, Upaya menjaga stabilitas wilayah dan mempercepat pembangunan daerah terus diperkuat melalui hubungan antarlembaga yang h
News