Rabu, 19 Agustus 2026

Calon Pertua/Diaken GBKP Bahorok Diperkenalkan ke Jemaat

Administrator - Minggu, 26 Mei 2019 15:26 WIB
Calon Pertua/Diaken GBKP Bahorok Diperkenalkan ke Jemaat

LANGKAT I SUMUT 24

Baca Juga:

calon Pertua/Diaken yang melayani di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun/Majelis Bahorok di perkenalkan ke jemaat.

Masa priode 2014-2019 telah berakhir dan dipilih kembali secara langsung oleh jemaat untuk priode masa bakti 2019-2014.

Demikian di jelaskan sekretaris Majelis Amon Ambarita SE pada kebaktian Minggu, 26/5 di gereja itu. Sebelumnya telah dilakukan beberapa tahafan seperti sosialisasi, penjaringan/syarat bakal calon (balon) di masing-masing sektor (1-6 sektir-red) persekutuan hingga di tetapkan sebagai calon untuk dapat dipilih jemaat urai Amon.

Ambarita, panitia pemilihan pertua/diaken menambahkan pemilihan akan dilaksanakan pada Minggu, 2 Juni mendatang usai kebaktian.

Dihimbau dan disarankan kepada jemaat pemilih untuk menentukan pilihan sesuai hati nurani tanpa unsur politis.

Yang terpilih menjadi utusan terbaik dari masing-masing sektor persekutuan. Melaksanakan tugas dalam pelayanan menjadi bagian dari kewajiban. Bekerja jujur dan sepenuh hati/ikhlas dalam pelayanan merupakan wujud cerminan orang beriman. Roh Tuhan akan bekerja dan membantu membimbing dalam pelayananan tandas Amon.

Sebelumnya jebaktian Minggu dipimpin Pertua Mereksa Ginting. Renungan diambil dari kitab Lukas 11: 5-11 dengan tema Tuhan memberikan yang terbaik. Selanjutnya para calon pertua/diaken di perkenalkan ke jemaat untuk di pilih pekan depan. (mit)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan
Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah
Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
komentar
beritaTerbaru