Rabu, 24 Juni 2026

Bupati Minta Mundur kepada Presiden, Dahlan Manuver Politik Murahan

Administrator - Rabu, 24 April 2019 01:31 WIB
Bupati Minta Mundur kepada Presiden, Dahlan Manuver Politik Murahan

MEDAN I SUMUT24 Hari gini ada Bupati yang tidak tahu prosedur pengunduran diri dari jabatan adalah sungguh sangat ironis mengingat jabatan Bupati adalah jabatan politik yang sangat prestise yang mengemban amanat mayoritas suara rakyat dalam satu Kabupaten. Sepertinya Dahlan Hasan Nasution hanya melakukan politik murahan, ucap Ketua LBH Al Amin Madina M Amin Nasution SH MH Kepada Wartawan, Selasa (23/4). Menurutnya, Bupati Madina sudah membuat heboh, karena pada tanggal 18 April 2019 (sehari setelah Pilpres/Pileg) Bupati Mandailing Natal mengajukan pengunduran diri dari jabatannya kepada Presiden R.I. dengan tembusan kepada Menteri Koordinator Perekonomian karena merasa tidak berhasil memenangkan Calon Presiden tertentu di wilayahnya. Sebagaimana tanggapan Menteri Dalam Negeri melalui media online, bahwa permohonan tersebut adalah salah prosedur, semestinya pengunduran diri dimaksud diajukan kepada DPRD Mandailing Natal dan diteruskan kepada Gubernur Sumatera Utara dan selanjutnya kepada Menteri Dalam Negeri, dan apabila persyaratannya terpenuhi maka diterbitkanlah Keputusan Presiden untuk memberhentikannya. Tindakan Bupati Mandailing Natal tersebut mengandung multi tafsir yang ujung-ujungnya bisa dikategorikan sebagai manuver politik murahan, sebab kalau benar dia tidak tahu prosedur pengunduran diri berarti dia bodoh dan tinggal dikasih tahu bagaimana prosedurnya agar dia secepatnya benar-benar mundur, karena masyarakat Mandailing Natal pasti tidak ridho kalau ternyata Bupatinya bodoh. Kedua kalau dicermati isi surat pengunduran diri tersebut dapat dimaknai sebagai hal terkonfirmasinya Bupati Mandailing Natal telah bertindak secara aktif untuk memobilisasi aparatur sipil negara di Mandailing Natal agar memenangkan Calon Presiden tertentu, dengan kata lain tidak netral sehingga dapat dijerat dengan delik tindak pidana Pemilu. Ketiga bisa jadi surat pengunduran diri tersebut sekedar pamer kepada publik bahwa beliau sangat dekat dengan Presiden dan Menteri Koordinator Perekonomian agar masyarakat menambah rasa hormat kepada beliau dan orang-orang yang tidak sepaham dengannya tambah segan.

Baca Juga:

Di era reformasi dan demokratisasi sekarang ini manuver tersebut termasuk kategori jualan basi yang tidak punya tempat di hati masyarakat dan juga tidak punya pijakan dalam bingkai negara hukum yang akhirnya hanya menyisakan ketidakstabilan di masyarakat baik secara politik maupun sosiologis, sebab DPRD Mandailing Natal sebagai lembaga yang berkompeten untuk memproses pengunduran diri dimaksud tidak punya dasar untuk menindaklanjutinya karena surat tersebut tidak ditujukan kepada DRPRD Mandailing Natal, sementara dengan beredarnya secara luas surat pengunduran diri Bupati tersebut pasti mengundang tanda tanya yang berkepanjangan di masyarakat tentang bagaimana kelanjutannya, sedangkan terhadap kebijakan-kebijakan maupun keputusan-keputusan yang akan diambil oleh Bupati pada masa-masa yang akan datang akan lebih meresahkan masyarakat lagi dengan mempertanyakan legitimasinya.

Demi ketenangan dan kepastian hukum masyarakat Mandailing Natal semestinya Bapak Drs. Dahlan Hasan Nasution segera menempuh prosedur yang benar untuk proses pengunduran dirinya sebagai Bupati Mandailing Natal agar masyarakat Mandailing Natal tidak merasa dipermainkan oleh pimpinannya di tengah-tengah himpitan kesulitan ekonomi yang menimpa mayoritas masyarakat karena harga hasil bumi yang sangat rendah saat ini.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UP3 Binjai Perkuat Iklim Investasi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL 13,63 MVA
Pererat Ikatan, Dandim 0208/Asahan Sambut Audiensi Kajari Batu Bara
PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum
Perkuat Sinergi, Kodam I/Bukit Barisan Rayakan HUT ke 76 Bersama Rakyat
56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
Sederhana, Nyaman, Selalu Cocok: Mengapa T-Shirt Tak Pernah Tergantikan dalam Keseharian Pria Sebuah cerita dari Hector Souto, pelatih Tim Nasional Fu
komentar
beritaTerbaru