Minggu, 27 September 2026

56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan

Administrator - Selasa, 23 Juni 2026 21:02 WIB
56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
Sumut24.co
sumut24.co -MEDAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyambut baik Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 yang diluncurkan melalui kegiatan sosialisasi tingkat balai, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga:
Kegiatan yang digelar di Hotel Aryaduta Medan ini dihadiri langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si, bersama para kepala daerah dan pejabat terkait dari berbagai wilayah Sumatera Utara.

Diselenggarakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, program ini difokuskan pada rehabilitasi, peningkatan, dan pembangunan jaringan irigasi yang dikelola secara langsung oleh kelompok tani melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan P3A secara swakelola. Hal ini bertujuan agar pengelolaan irigasi lebih terarah, berkelanjutan, dan melibatkan peran aktif masyarakat.

Dalam laporannya, Kasatker Indra Kurnia menjelaskan bahwa program ini menjangkau 15 kabupaten dan kota di wilayah kerja BBWS Sumatera II. Kabupaten Asahan menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dengan alokasi sebanyak 56 lokasi pelaksanaan. Penentuan lokasi dilakukan secara merata agar manfaatnya dapat dirasakan seluas mungkin oleh petani.

Sementara itu, Kabid Operasi dan Pemeliharaan SDA II, Ali Cahyadi Achmad, menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi wadah penting untuk menyamakan persepsi terkait mekanisme pelaksanaan, ketentuan teknis, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia berharap para camat, kepala desa, dan pengurus P3A dapat memahami peran masing-masing agar program berjalan efektif.

Bupati Asahan dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran program ini memiliki nilai strategis. "P3-TGAI bukan hanya perbaikan saluran air, tetapi juga kunci untuk meningkatkan hasil panen, menjaga ketahanan pangan, dan mengangkat kesejahteraan petani di Asahan," ujarnya. Ia juga mengimbau seluruh pihak terkait untuk bersinergi mengawal pelaksanaan agar tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditetapkan.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 Wib ini berlangsung lancar hingga pukul 15.00 Wib, diisi dengan paparan teknis, diskusi, dan penyerahan pemahaman kepada seluruh peserta. Harapannya, program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertanian dan kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Asahan. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPW IKM Sumut Priode 2024 - 2029 Dikukuhkan, Ketum DPP IKM Harapkan Warga Minangkabau Bersatu Menjaga Adat Budaya
Satres Narkoba Polres Asahan Musnahkan Bukti Narkotika 4,8 Kg Sabu & 268 Butir Ekstasi, Dinilai Selamatkan Ribuan Jiwa
Polisi Sergap Seorang Pengedar Mariyuana di Jalan Kolonel Yos Sudarso  Medan   Medan |   Peredaran narkotika kembali menjadi sasaran pengungkapan jaja
Soal Kasus Pelanggaran Penyalur TKI Dilakukan Safarian Alias Nek Nino, Penyidik PPA/PPO Polda Sumut Akan Berkordinasi Dengan Dirjen Imigrasi Sumut
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Perkuat Koordinasi Dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Upaya Dorong Sinergi Berkelanjutan
Hari Tani Nasional : SPI Asahan Gelar Aksi Damai, Bupati Taufik Janji Koordinasi & Cari Solusi Bersama
komentar
beritaTerbaru