LANGKAT | SUMUT24
Baca Juga:
Direksi PTPN.II diminta turun tangan hal dugaan penyimpangan pekerjaan di Pabrik Gula Kwala Madu (PGKM) berlokasi diwilayah Kecamatan Stabat. Beberapa peyumpangan tersebut disampaikan Kepala Bidang Lembaga Independen Pengawas Aset (LIPA) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Edy Saputra pada sejumlah wartawan, Rabu (23/1) di Stabat.
Diantaranya, dugaan penyimpangan tersebut pada anggaran tahun 2018, diantaranya plat tangki tetes lima lembar seharusnya di banding (bulati) oleh pihak ke tiga/rekanan. Hinga saat ini tidak nampak lagi barangnya kembali ke Pabrik.
Septeler vakumfan masakan nomor lima mengenai seal bocor tidak dapat diperbaiki pihak ketiga/rekanan, namun tetap dianggap selesai pengerjaannya. Selanjutnya, Blower subdinator belerang nira kental sulfitasi juga dikerjakan oleh rekanan sesuai dengan SPK (Surat Perintah Kerja) dari kantor pusat Tanjung Morawa Medan,namun dikerjakan oleh karyawan yang notabenenya karyawan tetap PTPN.II PGKM.
Selain itu pompa vakum masakan ada empat unit dikerjakan oleh rekanan, tapi juga dikerjakan oleh karyawan PGKM. Demikian juga tutup cover evaporator.Ini dikerjakan pada tahun 2018.
Sementara Kepala Dinas Pengolahan (KDP) PGKM Holdinar Aritonang ketika dikonfirmasi wartawan lewat sambungan telepon, Rabu (23/1) mengatakan, “silahkan temui humas dan pertanyakan hal tersebut,” jawab Aritonang singkat dan langsung mematikan telponnya. (wit)
==============
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News