Jumat, 14 Agustus 2026

Pemprov Sumut akan Kirim 1.000 Ton Bantuan Logistik Bantu Korban Gempa dan Tsunami di Palu

Administrator - Rabu, 03 Oktober 2018 12:13 WIB
Pemprov Sumut akan Kirim 1.000 Ton Bantuan Logistik Bantu Korban Gempa dan Tsunami di Palu

MEDAN I SUMUT24.co

Baca Juga:

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan mengirim 1.000 ton bantuan logistik kepada korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala dalam waktu dekat ini. Bantuan tersebut berupa beras dan kebutuhan pokok lainnya.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didamping Wakil Gubernur Musa Rajekshah saat menerima audiensi Kepala BPBD Sumut Riadil Akhir Lubis dan Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumut Roni Romantika, Selasa (2/10) di ruang kerja Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

“Sumatera Utara harus benar-benar hadir untuk Palu dan Donggala, sehingga secepatnya bantuan logistik ini harus kita kirim untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang menjadi korban gempa dan tsunami di sana,” ujar Edy Rahmayadi.

Edy Rahmayadi juga berpesan agar tidak hanya jajaran Pemprov Sumut yang memberikan bantuan, namun diimbau agar seluruh masyarakat Sumut turut serta untuk berpartisipasi. “Ini saatnya kita menunjukkan solidaritas sesama anak bangsa. Sebab bencana gempa dan tsunami seperti yang terjadi di Palu dan Donggala tidak bisa diduga-duga,” ujarnya.(W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
TAPSEL: “TAK PERNAH SELESAI” HARUS BERUBAH MENJADI “TETAP PASTI SELESAI”
Lebih dari Sekadar Belajar: Mahasiswa Kini Bisa Rasakan Pengalaman Kerja Nyata di Telkomsel lewat Virtuship
PLN dan Pemkot Subulussalam Perkuat Sinergi Percepat Pembangunan PLTA Kumbih 3
Jelang HUT RI, PWPM Datang Membawa Pesan: Wartawan Senior Tak Boleh Dilupakan
Perkuat Keamanan Infrastruktur Ketenagalistrikan, PLN dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi
Makin Mudah Merencanakan Perjalanan, Bluebird Perluas Akses Digital Goldenbird via MyBluebird dan Web Reservation
komentar
beritaTerbaru