Menziarahi Sang Penyambung Lidah Rakyat, Abdullah Rasyid: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
ASAHAN I SUMUT24.co
Baca Juga:
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Oktoni Eriyanto, M.M mengikuti prosesi pelantikan pengurus Pomparan Toga Sinaga dan Boru (PPTSB) Cabang Kabupaten Asahan periode 2023-2027 di Gedung Olahraga (GOR) Kisaran, Minggu (12/11/2023). Ketua Pembina PPTSB, Ketua Wilayah Sumut I PPTSB, Ketua PPTSB Cabang Kabupaten Asahan dan tamu undangan lainnya.
Dikesempatan ini Bupati Asahan pada pidatonya yang disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Oktoni Eriyanto, M.M mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan dan segenap lapisan masyarakat Kabupaten Asahan mengucapkan selamat kepada pengurus PPTSB Cabang Asahan yang telah dilantik. Melalui pelantikan ini, tentunya akan memperkuat kepercayaan dimasyarakat serta dapat memberikan kontribusi bagi Pemerintah Kabupaten Asahan. “Kami mengajak kepada pengurus PPTSB Kabupaten Asahan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan Asahan yang lebih baik lagi, sehingga impian kita, terwujudnya Asahan Sejahtera yang Religius dan Berkarakter dapat terwujud”, ungkapnya.
Oktoni berharap, kehadiran pengurus PPTBS Kabupaten Asahan dapat memberikan solusi yanag konkrit untuk kehidupan bernegara, terutama untuk meningkatkan kerukunan interen umat beragama khususnya di Kabupaten Asahan. Terakhir Oktoni mengajak pengurus PPTSB Kabupaten Asahan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Asahan yang kita cintai ini.
Ditempat yang sama Ketua DPC. PPTSB Kabupaten Asahan yang baru dilantik Pardomuan Sinaga, S.Pd, MS.i mengatakan bahwa marga sinaga merupakan bagian dari suku dan etnis Batak, sudah sejak lama memupuk persatuan dan kesatuan baik di kalangannya sendiri maupun antara marga lain termasuk juga dengan suku-suku lain yang ada di masyarakat Indonesia. Marga Sinaga menyadari sepenuhnya persatuan dan kesatuan bukanlah tujuan akhir, tapi adalah merupakan sasaran antara untuk meningkatkan kualitas hidupnya sehari-hari.
“Dengan persatuan dan kesatuan, rasa senasib sepenanggungan dapat dipupuk dan dikembangkan kearah solidaritas yang tinggi dengan suatu kesadaran, orang yang lebih tua menjadi panutan, yang lebih muda disiapkan menjadi generasi penerus, yang pintar menjadi nara sumber, yang tertinggal menjadi pintar, yang kaya membantu yang miskin, yang miskin menjadi kaya dan demikian seterusnya sampai ketemunya kesejajaran sesama anak bangsa dan sesama ciptaan Tuhan”, ujar Pardomuan Sinaga mengakhiri penyampaiannya.
Pengurus DPC PPTSB Kabupaten Asahan yang dilantik Ketua Pardomuan Sinaga, SP.d Sekretaris Wesly Sinaga Bendahara Selvia Anggreni Br Sinaga. (dre)
BLITAR, SUMUT24.CO Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Komunikasi dan Media, Ir. Abdullah Rasyid, M.E., melaksanakan zi
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pesta Oang Oang ( suka cita ) di peringati setiap tahunnya di kabupaten Pakpak Bharat, giat tersebut di gelar di
News
sumut24.co MEDAN, Polrestabes Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap kas
kota
Dua tokoh Asia Dua dunia yang berbeda Satu visi tentang inklusivitas.
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus memperkuat langkah penanggulangan stunting melalui Gerakan Aksi Bergizi di Se
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Peringatan hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat yang ke 23Tahun, yang dilaksanakan setiap tahunnya pada tgl 28 Juli.
News
Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat! Empat Terduga Pelaku Pembacokan Mahasiswa Ditangkap, Satu Masih Diburu
kota
Perang Melawan Rokok Ilegal! Polres Padang Lawas Serahkan Dua Kasus ke Bea Cukai Sibolga
kota
Polres Padang Lawas Bantah Isu Dugaan Penerimaan Uang oleh Penyidik, Tegaskan Informasi Viral di Media Sosial Hoaks
kota
Polres Tapsel Raih Predikat Pelayanan Prima dari Kapolri, AKBP Anton Santoso Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat Tanpa Diskriminasi
kota