Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Direktur Niaga PT PLN (Persero) melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara untuk memastikan ekosistem kendaraan listrik melalui pengembangan fasilitas Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dengan melakukan kunjungan ke PT Grab Indonesia, Kamis (9/11/2023).
Kunjungan Direktur Niaga PT PLN (Persero) disambut hangat oleh Assistant Head Of Grab Electric Indonesia PT Grab Indonesia bersama jajarannya di kantor Grab Rental Medan beralamat di Jalan Gatot Subroto Nomor 22 Medan Sumatera Utara.
Dalam sambutan Direktur Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti menyampaikan kunjungan ini merupakan upaya PLN dalam mendukung program pemerintah dalam pengembangan ekosistem kendaraan bermotor berbasis baterai sesuai Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).
“Untuk mendukung program pemerintah, PLN terus mempersiapkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SKPLU) bagi pengguna kendaraan roda empat dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di Sumatera Utara,†ungkap Edi.
Assistant Head Of Grab Electric Indonesia, Mohd Aziruddin Abdullah mengucapkan terima kasih dan merasa senang telah dikunjungi oleh Direktur Niaga PT PLN (Persero). PT Grab Indonesia juga siap mendukung program pemerintah untuk menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060.
“Terima kasih kepada PLN telah berkunjung ke kantor kami. Saat ini jumlah pengemudi grab motor listrik aktif sebanyak 780 orang dan total SPBKLU kami sebanyak 50 unit tersebar di 16 lokasi strategis. Semoga kedepan PT Grab Indonesia dan PLN dapat berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) tahun 2060,†ujar Aziruddin.
Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Awaluddin Hafid menyampaikan kunjungan ini sebagai langkah strategis PLN dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara.
“Kota Medan merupakan kota metropolitan terbesar ketiga di Indonesia. Tingginya antusiasme masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik menjadi semangat PLN untuk terus menyediakan fasilitas pendukung untuk memudahkan pemilik kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya kendaraan listriknya,†kata Awaluddin.
Menggunakan kendaraan listrik menjadi pilihan strategis. 1 liter bahan bakar minyak (BBM) setara dengan 1,5 kilowatt hour (kWh) listrik. Emisi karbon 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e, sedangkan 1,5 kWh listrik emisinya setara 1,5 kg CO2e. Artinya, dengan menggunakan kendaraan listrik mampu mengurangi emisi lebih dari 35 persen. (C04)
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis