Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase di Jalan Hamdoko dan Jalan Listrik
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Medan I Sumut24 co
Baca Juga:
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga bahan pangan ke Pasar Sukaramai, Medan. Salah satu yang menjadi fokus Disperindag adalah harga dan ketersediaan beras di pasar ini.
Berdasarkan pantauan tim sidak pasar, harga tertinggi untuk beras medium rata-rata Rp15.000/kg. Padahal harga acuan penjualan beras medium menurut Kepala Disperindag ESDM Sumut Mulyadi Simatupang sekitar Rp11.500/kg.
“Masih di atas harga acuan penjualan, beras medium paling mahal Rp15.000/kg, tetapi untuk bahan pangan lainnya masih normal seperti cabai, bawang, daging, daging ayam, telur dan lainnya,†kata Mulyadi Simatupang usai sidak di Pasar Sukaramai, Jalan Arief Rahman Hakim, Medan, Jumat (22/9).
Berdasarkan keterangan Mulyadi Simatupang, masalah yang ditemukan Disperindag saat ini kurangnya pasokan beras lokal. Padahal secara angka produksi beras Sumut berada di posisi surplus 321.546 ton pada bulan Agustus.
“Kita terus surplus di tahun ini sampai bulan Agustus, 321.546 ton, tetapi kendala kita pasokan lokal saat ini berkurang, ini perlu kita coba lihat nanti bersama Dinas Pertanian, kita sisir kilang-kilang padi dan lainnya untuk mengetahui penyebab utamanya,†kata Mulyadi.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumut Yura A Djalin mengatakan ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan harga beras naik, antara lain kenaikan harga beras global, spekulasi ancaman el Nino, dugaan dijual keluar.
“Kalau el Nino Aceh dan Sumut tidak berdampak signifikan, tetapi Jawa sudah terasa ada kemungkinan beras kita di jual keluar provinsi, kemudian ancaman el Nino dan kenaikan harga beras global juga mungkin mendorong spekulasi beras akan naik harganya,†kata Yura Djalin.
Bukan hanya stok produksi petani Sumut saat ini kondisinya surplus, tetapi stok Bulog menurut Kepala Bulog Sumut Arif Mandu juga kondisi aman. Saat ini stok Bulog sebesar 48 ribu ton dan akan ditambah 12 ribu ton akhir bulan.
“Stoknya aman sampai akhir  tahun kita juga akan menambah, kita juga berupaya menyalurkan beras SPHP (Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan) di Kota Medan bekerja sama dengan PD Pasar kemudian menyalurkan bantuan pangan 10 Kg per KK untuk KPM (keluarga penerima manfaat), kita berharap dari semua kita lakukan bersama ini mampu menahan meningkatnya harga beras,†katanya.
Sementara itu, salah satu penjual beras di Sukaramai Liliani mengaku, penjualan beras tetap stabil walau harganya meningkat cukup besar. Hanya saja, masyarakat banyak yang lebih memilih beras medium yang harganya sekitar Rp12.000 hingga Rp13.000/kg.
“Tidak turun penjualannya, yang paling mahal ini yang berkurang, tetapi yang kualitas di bawahnya malah jadi tambah banyak yang beli, tetapi sama kita pak sama saja, harganya tinggi pun untung yang kami dapat tetap sama,†kata Liliani. *(red2)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pelaksanaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Ja
News
Wabup Achmad Fauzan Apresiasi Gotong Royong Warga Lubuk Barumun, 20 Ribu Benih Ikan Ditebar
News
Kisah Jumat Sore Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Sambangi Ibu Tunggal hingga Abang Becak
News
Sekda Palas Panguhum Nasution Tegas Cek Bangunan KDKMP Harus Sesuai Fakta, Jangan Ditambah atau Dikurangi
News
Antrean BBM Mengular di Padangsidimpuan, Pemko Soroti Dugaan Pelangsiran, Pertamina Dipanggil
News
Masa Tanggap Darurat Berakhir, Korban Kebakaran Kantin Padangsidimpuan Terima Rp18 Juta
News
&lrmMasa Tanggap Darurat Banjir Bandang Arosuka Diperpanjang Dan Pemkab Solok Perkuat Penanganan dan Kesiapsiagaan
News
Puluhan Pemuda Salayo Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Selamatkan aset Dinas Pariwisata Kabupaten Solok
News
Megawati Perintahkan Kader Hadir di Tengah Rakyat, PDI Perjuangan Sumut Beri Tali Asih Korban MBG di Karo
News
Sang Pakar Intelijen Duduki Posisi Kabaintelkam Mabes Polri
News