Jumat, 31 Juli 2026

Guru PAI di Medan Curhat ke M Nuh, Minta Haknya Terpenuhi

Administrator - Minggu, 17 September 2023 05:48 WIB
Guru PAI di Medan Curhat ke M Nuh, Minta Haknya Terpenuhi

Medan I Sumut24.co

Baca Juga:

Para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Medan berbicara dengan Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, H Muhammad Nuh, dalam pertemuan yang digelar di Jalan Karya Kasih, Medan Johor, pada Sabtu (16/9).

Mereka mengungkapkan ketidakpuasan terhadap situasi yang telah berlangsung selama beberapa tahun.

Dalam perbincangan itu, para guru PAI menyuarakan isu penting terkait 61 guru PAI honorer yang telah diinpassing menjadi PNS, tetapi mereka belum mendapatkan hak-hak mereka sejak rentang waktu 2010 hingga 2014.

“Bahkan, situasinya semakin meruncing karena ada 25 guru PAI yang saat ini memiliki status ASN PPPK juga belum menerima hak-haknya sejak April hingga September 2023,” ungkap salah seorang guru PAI.

Ketika para guru PAI ASN PPPK berusaha mencari jawaban di Kementerian Agama Medan, mereka mendapatkan tanggapan yang mengecewakan bahwa tidak ada anggaran untuk mereka.

“Kami diingatkan bahwa guru-guru PAI yang mengajar di sekolah umum, yang berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebenarnya bukanlah tanggung jawab Kementerian Agama,” tambahnya.

Permasalahan semakin rumit, mengingat kebijakan ini berasal dari tingkat nasional, di mana dana sertifikasi guru PAI di sekolah umum seharusnya melalui Kementerian Agama.

Menyikapi curhatan yang tulus ini, Muhammad Nuh menyampaikan rasa prihatin yang atas kondisi yang dihadapi oleh guru-guru PAI di Kota Medan.

“Saya akan mengklarifikasi masalah ini ke pihak terkait, seperti Kemenag Medan. Semoga para pihak yang terkait dapat bersinergi untuk mendapatkan solusi yang terbaik bagi guru-guru PAI di Medan,” kata Nuh.

Dia berjanji akan mengambil langkah-langkah konkret untuk mengklarifikasi masalah ini kepada pihak terkait, termasuk Kementerian Agama Medan.

“Semoga melalui kerjasama yang baik, kita dapat menemukan solusi terbaik bagi guru-guru PAI di Medan yang telah lama menanti hak-hak mereka,” ungkap M. Nuh.

Muhammad Nuh juga menegaskan pentingnya peran guru PAI di sekolah umum, terutama dalam menghadapi tantangan moral yang dihadapi oleh generasi muda.

“Bahwa nilai-nilai agama memegang peranan penting dalam menangani masalah seperti kasus begal dan geng motor, yang melibatkan sebagian pelaku yang masih berstatus sebagai pelajar. Oleh karena itu, perhatian terhadap pendidikan agama sangat krusial,” ucapnya.

Pertemuan ini ditutup dengan semangat dan doa bersama, harapan bahwa guru PAI di Medan akan segera mendapatkan hak-hak yang seharusnya mereka terima.

“Dengan begitu, mereka akan dapat terus menjalankan tugas mulia mereka dalam mendidik nilai-nilai agama bagi generasi muda,” tutupnya.(red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Mendagri Tekankan Penguatan Kapasitas Kepala Daerah
USU Menjadi Tuan Rumah The 5th IMT-GT UNINET Council Meeting
Percepat Penyelesaian PLTA Batang Toru, Wamen ESDM Tinjau Progres dan Dorong Akselerasi Lintas Sektor
PAD Sumut Tembus 50 Persen, Bapenda Optimistis Target Rp6,97 Triliun Tercapai pada 2026
Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid Ar-Rifa'i TPI Medan
Pemprov Sumut Perkuat Kolaborasi IMT-GT Uninet, Sulaiman: SDM Berkualitas Kunci Kemajuan Daerah
komentar
beritaTerbaru