Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*
Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali menggelar Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) pada 11-14 Juli 2023. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya personel BPBD dan perangkat daerah teknis terkait dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih yang membuka Pelatihan Jitupasna di Hotel Alam Cordella Medan, Selasa (11/7). “Sehingga terwujud pemahaman yang sama antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam pelaksanaan pengkajian kebutuhan pascabencana,†kata Tuahta Ramajaya Saragih.
Turut hadir Kepala Pusdiklat BNPB Kheriawan, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Medan M Husni, Kalak BPBD Kabupaten Deliserdang Amos KaroKaro, Kalak BPBD Tebingtinggi Tora Daeang Masaro, Kabid Kompetensi BPSDM Sumut Gadis Melani Rusli, serta Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumut Zulham Efendi Siregar.
Lebih lanjut Tuahta mendorong agar Pemerintah Kabupaten/Kota melalui BPBD membentuk Tim Jitupasna di daerahnya masing-masing, agar mempercepat peningkatan kemampuan daerah dalam upaya pengkajian rehabilitasi dan rekonstruksi. “Sehingga analisis kebutuhan pascabencana dengan lebih baik, lebih aman dan berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Pusdiklat BNPB Kheriawan mengatakan, kegiatan pelatihan Jitupasna merupakan salah satu kesempatan untuk dapat menyinergikan berbagai informasi terkait perkembangan dan upaya yang perlu dilakukan dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. “Supaya dapat dilaksanakan secara cepat dan tepat,” terang Kheriawan.
Sebab menurut Kheriawan, perhitungan kerusakan, kerugian, serta dampak bencana sangat penting sebagai dasar perumusan kebutuhan untuk pemulihan pascabencana.
Pada pelatihan ini, para peserta tidak hanya belajar dalam perhitungan kerusakan dan kerugian pada sektor pertanian akibat banjir, tetapi juga akan melakukan simulasi Jitupasna yang terdiri pada sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor pada bencana-bencana lain, seperti tanah longsor, abrasi pantai, rob , gempa, kebakaran hutan dan lahan.
Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan yang juga Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sumut Zulham Efendi Siregar dalam laporannya menyampaikan, BPBD Sumut melaksanakan kegiatan Jitupasna Angkatan II, bekerja sama dengan BPSDM Sumut dan Pusdiklat BNPB, yang diikuti 45 peserta dari 20 BPBD Kabupaten/Kota se-Sumut. Narasumber berasal dari Tim Pengajar Pusdiklat BNPB, Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB dan BPSDM Sumut.red
Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan
kota
Penjelasan Pemerintah Kota Solok Mengenai Pemanfaatan Penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026
News
Pemasok Narkoba di Helen&rsquos Night Mart Diamankan Polrestabes Medan.
kota
Gelar Pra Rekontruksi di Helen&rsquos Night Mart Polisi Temukan Fakta Baru Dibalik Peredaran Vape Narkoba
kota
Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Modus Baru Peredaran Ganja Manfaatkan Pohon Bambu Jadi Gudang Penyimpanan
kota
Lima Pekerja Bangunan Dibunuh OPM, Komisi XIII Negara Harus Jamin Rasa Aman bagi Pekerja Sipil
News
Rakercab JMSI Tabagsel 2026 Tetapkan Program Kerja, Perkuat Organisasi, Advokasi, dan Transformasi Digital Media
kota
250 Anak Meriahkan Lomba Mewarnai Hari Anak Nasional, Dandim 0212/Tapsel Mereka adalah Masa Depan Bangsa
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh di internal Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara tentang
News