Senin, 18 Mei 2026

5 Kota di Sumut Inflasi 2,55 Persen pada Juni 2023

Administrator - Senin, 03 Juli 2023 16:31 WIB
5 Kota di Sumut Inflasi 2,55 Persen pada Juni 2023

Medan I Sumut24.CO Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Nurul Hasanudin menyebutkan menyebutkan pada Juni 2023 terjadi inflasi year on year (yoy) gabungan lima kota di Sumatera Utara. Kelima kota tersebut, (Sibolga, Pematangsiantar, Medan, Padangsidimpuan, dan Gunungsitoli) sebesar 2,55 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,54, Senin (3/7/2023).

Baca Juga:

Dari lima kota IHK di Sumatera Utara, sebut Hasanudin, inflasi yoy tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 3,88 persen dengan IHK sebesar 117,60 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 1,01 persen dengan IHK sebesar 114,79.

Sedangkan Tingkat inflasi month to month (mtm) Juni 2023 sebesar 0,31 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) Juni 2023 sebesar 0,68 persen.

Hasanudin menyebutkan, inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks harga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,36 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 3,47 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,30; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,90 persen.

Kemudian kelompok kesehatan sebesar 2,03 persen; kelompok transportasi sebesar 11,82 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,29 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 7,57 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,55 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,38 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,09 persen.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi yoy pada Juni 2023, antara lain bensin, beras, rokok kretek filter, angkutan dalam kota, daging ayam ras, bawang putih, dan sewa rumah.

Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi yoy, antara lain cabai merah, bawang merah, minyak goreng, cabai rawit, angkutan udara, tomat, dan cabai hijau,” ujarnya.

Sementara itu, beberapa komoditas yang dominan memberikan andil inflasi mtm pada Juni 2023, antara lain daging ayam ras, cabai merah, telur ayam ras, bawang putih, sawi hijau, bakso siap santap, dan rokok kretek filter. Sementara komoditas yang memberikan andil deflasi mtm, antara lain, bensin, ikan tongkol/ambu-ambu, jeruk, ikan dencis, angkutan udara, pepaya, dan emas perhiasan.

Hasanudin juga menyebutkan, pada Juni 2023, seluruh kelompok pengeluaran memberikan andil inflasi yoy, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,12 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,24 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,05 persen.

Selanjutnya, kelompok kesehatan sebesar 0,04 persen; kelompok transportasi sebesar 1,19 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,13 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,03 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,25 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,30 persen. (red-1)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Temukan Tanaman Ganja, Polsek Tanjung Morawa Polresta Deli Serdang Amankan Pelaku
Kapolres Bersama Sekda Hadiri Panen Raya Jagung Di Desa Salak 1
Kilang Kayu Ilegal di Tengah Pemukiman Menjadi Tanda Tanya Besar di Balik Pembiaran Pemkab Asahan
HUT ke-154 Binjai, Wagub Surya Sebut Momentum Perkuat Optimisme dan Kemajuan Daerah
Ketua Umum Jaga Marwah Soroti Dugaan “Trading Influence” dalam Kasus Chromebook
Dari Pelosok hingga Lokasi Bencana, PTPN IV PalmCo dan Srikandi Salurkan Bantuan Buku untuk Anak-Anak
komentar
beritaTerbaru