Senin, 06 April 2026

AKANKAH LAPANGAN MERDEKA MEDAN BENTUK KOMERSIALISASI MODERN

Administrator - Jumat, 14 April 2023 21:32 WIB
AKANKAH LAPANGAN MERDEKA MEDAN BENTUK KOMERSIALISASI MODERN

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co

Menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010, Cagar Budaya adalah warisan Budaya bersifat kebendaan berupa Benda, Bangunan, Struktur, Situs, dan Kawasan di darat dan / atau di air.Tujuan Cagar budaya Fungsi tugas Cagar Budaya, Permuseuman dan Registrasi Data adalah melakukan perlindungan dan pelestarian cagar budaya yang bersifat kebendaan, karena dalam Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gunung Mas terdapat dua bidang kebudayaan, yaitu bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Registrasi Data, serta Bidang Kesenian.Apakah lapangan merdeka termasuk cagar budaya?Lapangan Merdeka Telah Ditetapkan jadi Cagar Budaya Medan Penetapan itu diketahui berdasarkan surat keputusan Wali Kota Medan nomor 433/28.K/X/2021.

Komersialisasi adalah perbuatan yang menjadikan sesuatu sebagai barang dagangan.Revitalisasi adalah suatu proses atau cara dan perbuatan untuk menghidupkan kembali suatu hal yang sebelumnya terberdaya sehingga revitalisasi berarti menjadikan sesuatu atau perbuatan untuk menjadi vital, sedangkan kata vital mempunyai arti sangat penting atau sangat diperlukan sekali untuk kehidupan dan sebagainya.Revitalisasi dapat dipahami sebagai langkah memperbaiki atau menghidupkan kembali suatu hal yang penting agar dapat memberikan hasil dan manfaat yang optimal. Langkah revitalisasi sering diterapkan di berbagai bidang. Mulai bidang industri, sosial, ekonomi, hingga agama dan budaya.apakah lapangan merdeka salah satu bentuk komersialisasi modern? Atau Revitalisasi Cagar Budaya?

Rinno menuturkan sebagai objek cagar budaya sesuai dengan Pasal 77 Ayat 1 Undang-Undang dengan melakukan upaya pelestarian agar melakukan rekonstruksi, yaitu upaya mengembalikan bangunan cagar budaya dan struktur cagar budaya sebatas kondisi yang diketahui dengan tetap mengutamakan prinsip keaslian bahan, teknik pengerjaan, dan tata letak, termasuk dalam menggunakan bahan baru sebagai pengganti bahan asli karena pelestarian bukan hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan, tapi paling penting adalah pentingnya sikap yang baik dan benar atas rekonstruksi cagar budaya, bukan melakukan modernisasi atau bahkan komersialisasi modern.

Presidium Cucu Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia Rinno Hadinata menuturkan Pemerintah Kota medan seharus nya terlebih dahulu melakukan kajian akademis dampak dari revitalisasi cagar budaya lapangan merdeka medan secara terbuka kepada masyarakat kota medan,sehingga ada indikasi minim nya informasi dan sosialisasi di masyarakat semakin membuat masyarakat kota medan menjadi bertanya-tanya.

Revitalisasi Lapangan Merdeka Kota Medan memasuki tahun kedua pengerjaan. Di tahun 2023 ini, Pemkot Medan menghabiskan biaya sebesar Rp 313 miliar. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Bangunan Pemerintah, Dinas Perkim Kota Medan, Herbert Hamonangan Panjaitan. Awalnya Herbert mengatakan revitalisasi Lapangan Merdeka Medan merupakan proyek pengerjaan dengan konsep multiyears atau tahun ganda.detik sumut senin (9/1/2023).

Revitalisasi Lapangan Merdeka sendiri ditargetkan selesai di bulan Desember 2024. Di tahun depan, anggaran yang disiapkan sebesar Rp 181 miliar.”Target selesainya itu di Desember 2024 nanti, tahun 2024 anggaran untuk revitalisasi disiapkan Rp 181 miliar.

Rinno menuturkan proyek multiyears ini memasuki tahun politik 2024,dimana masa jabatan terpilih walikota medan dan wakil walikota medan berjalan singkat tidak sampai 5 tahun,hanya 3 tahun saja.hal ini jangan sampai menjadi pekerjaan yang tertunda dan harus dilanjutkan oleh walikota terpilih nanti nya.

Rinno meminta agar Pemerintah Kota Medan harus menghargai sejarah dan nilai yang ada di Lapangan Merdeka Medan dan perlu belajar kepada objek cagar budaya lainnya seperti Tjong A Fie Mansion yang juga ada di Kesawan sampai saat ini awet dan terjaga nilai sejarah serta kelestariannya, untuk itu kita harapkan Wali Kota Medan aspiratif, patuh hukum dan tidak menghilangkan keaslian lapangan Merdeka Medan sebagai cagar budaya.tutur Pria Berdarah ternate jawa ini.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru