DPP FABEM - SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa & Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout Jawa-Bali
DPP FABEM SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa & Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout JawaBali
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Stok dan harga komoditi pangan seperti daging sapi,daging ayam dan telur di Provinsi Sumatera Utara, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijiriah relative aman.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perkebunan dan Perternakan Sumatera Utara Ir Lies Handayani Siregar M. MA, pada komfrensi pers di ruang rapat III Gedung Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan.
Stok pangan, daging sapi, daging ayam dan telur aman. Ini tidak hanya di kota Medan saja, tapi di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara. Untuk bulan ini saja ada kelebihan stock daging sekira 2230 ton.
“Jadi masih ada stock daging kita dan sampai hari ini juga hasil pemantauan kami terhadap komoditi pangan masih relative normal mendekati hari Raya Idul Fitri. Kalaupun ada kenaikkan pada menjelang hari raya masih sebatas harga yang wajar.â€terangkannya.
Terkait dengan harga daging sapi lanjut Lies, saat sekarang ini harganya mencapai Rp.130 ribu/Kg s/d Rp. 150 ribu /Kg. Sementara, daging ayam mengalami penurunan perkilogramnya mencapai Rp. 18.000. Sedangkan untuk harga telur masih normal-normal saja, itu bersekitar Rp.1.400 s/d Rp.1.800 perbutirnya dan perkilonya sekira Rp.25.000 s/d Rp. 26.000.
Diharapkan, harga-harga semua komoditas ini tetap stabil. Sehingga, semua bisa dapat merayakan hari Raya Idul Fitri dengan rasa senang dan gembira.
Terkait dengan pertanyaan yang dilontarkan Wartawan terkait adanya kasus yang terus berulang setiap tahunnya. Saat ini okelah harga stabil dan dikatakan stock komoditi pangan aman, tapi, kenyataannya dilapangan, ketika mendekati hari-hari besar agama semua harga naik padahal stock banyak.
Menyikapi pertanyaan tersebut, Lies menjelaskan, kenaikan harga pada mendekati hari besar yang selalu terjadi. Pihaknya sebenarnya sudah melakukan intervensi kepada produsen. Namun, tidak membawa dampak yang berarti. Sebab, juga perlu dipahami, banyak dampak kenaikan tersebut diantaranya dikarenakan kurangnya transportasi dan para pekerja yang sudah pada libur. Sehingga, pihak produsen mengeluarkan biaya tambahan.
“Kenaikkan harga ini memang harus menjadi perhatian khusus di instansi kita dan adapun upaya kita untuk menstabilkan harga-harga tersebut, kita mencoba ke produsen-produsen dan para peternak. Sehingga, kalaupun ada kenaikan itu hanya karena masalah transportasi dan tenaga kerja yang sudah berkurang menjelang hari ‘H” atau hari besar.â€ungkapnya.red
DPP FABEM SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa & Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout JawaBali
kota
67 Pemenang Diputuskan Meraih Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta
kota
sumut24.co MEDAN , Universitas Prima Indonesia (UNPRI) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk Trade War, AI, dan Signifikansinya unt
kota
sumut24.co ASAHAN, Kondisi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Asahan terancam serius. Hasil Rapat Dengar Pendapat
News
sumut24.co ASAHAN, Tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera kembali melakukan penggerebekan dan penyitaan terhadap rat
News
Wakil Ketua HIKMA Sumut H. Syahrir Nasution Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayahanda Muhammad Dasuki Nasution
kota
Pelantikan 18 Pejabat, Sekda Tekankan Amanah dan Profesionalisme ASN
kota
Roy Suryo dan dr. Tifa Tak Ditahan, Kejari Jaksel Kabulkan Permohonan Penangguhan
kota
11 Awardee YES Medan Angkatan 4 Diwisuda, Siap Melangkah Menuju Perguruan Tinggi NegeriMedansumut24.co Sebanyak 11 awardee Program Youth Ek
News
sumut24.co Medan Rumah adat di area Monumen Tugu Nasional Sisingamangaraja XII di Jalan Sisingamangaraja, Medan, hangus terbakar, Senin (
kota