Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Baca Juga:
- Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
- Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16–21 Oktober 2026
- Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Langkah Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) untuk memastikan keamanan hewan kurban jelang Hari Raya Iduladha 1443 H, terus dilakukan. Selain vaksinasi, Pemkab Sergai juga aktif melakukan monitoring kondisi ternak sapi yang akan didistribusikan ke masyarakat.
Hal ini terlihat ketika Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengikuti langsung kegiatan pemeriksaan hewan kurban, Kamis (7/7/2022). Pemeriksaan ini dilaksanakan di salah satu sentra peternakan sapi terbesar di Sergai yaitu MJM Farm. Peternakan milik Babe Aan ini berdiri di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan.
Dalam keterangannya, Bupati Sergai menyebut saat ini penyakit mulut dan kuku (PMK) sudah menjadi permasalahan nasional yang meresahkan berbagai kalangan. Tidak hanya para peternak, menurutnya kondisi ini berpengaruh terhadap masyarakat yang akan menyambut hari raya kurban hari minggu mendatang.
Ia berujar, Pemerintah Pusat sudah mengambil langkah penanggulangan lewat Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE. 10 Tahun 2022 Tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Kurban Tahun.
“Sebagai pendukung, Pemkab Sergai lewat OPD terkait, pada hari ini melaksanakan kegiatan pemberian tanda pada hewan kurban jenis sapi. Tanda ini diberikan pada sapi yang sudah diperiksa dengan saksama dan kemudian dinyatakan sehat. Ini dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan hewan,†jelas Darma Wijaya.
Dia berujar, pemberian tanda ini bertujuan untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat terhadap sapi-sapi yang akan dijadikan kurban, di tengah sebaran PMK yang mengkhawatirkan.
“Warga tidak perlu lagi khawatir. Sapi yang sudah diberi label “Telah diperiksa†dan “Sehat†berarti kondisinya layak dalam aspek medis dan sesuai aturan agama,†jelas Bang Wiwik, sapaan akrabnya.
Ia kemudian melaporkan, ada sebanyak 61 ekor sapi yang sudah diberi label atau keterangan sehat. Ke-61 sapi ini akan didistribusikan ke 17 kecamatan di Sergai untuk memenuhi stok hewan kurban.
“Semoga dengan langkah ini, umat muslim Sergai dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan lancar. Insya Allah,†pungkas Bang Wiwik.
Di kegiatan ini, Bupati didampingi oleh Asisten Ekbang Drs. Nasrul Aziz Siregar dan Sekretaris Dinas Ketapang Hj. Mira Montana, S.Sos.(Bdi)
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News
Cegah Gangguan Pernapasan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Bagika nMasker kepada Warga Binaan
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026)
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik dugaan pungutan liar mencuat di lingkungan RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, se
News