Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Baca Juga:
- Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
- Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16–21 Oktober 2026
- Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Menyikapi permasalahan pupuk bersubsidi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat ini, Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar SP angkat bicara.
Saat ditemui di kantornya di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, selasa (5/7/2022), Dedy menjelaskan, bahwa pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sergai bukan langka, namun pasokan pupuk bersubsidi yang diterima untuk wilayah Kabupaten Sergai tidak sesuai dengan kebutuhan.
“Jumlah pasokan pupuk bersubsidi untuk wilayah Sergai berkurang. Jadi tidak sesuai dengan kebutuhan,” terang Dedy.
Lebih lanjut dijelaskan Dedy Iskandar, berdasarkan usulan dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK), kebutuhan pupuk di Kabupaten Sergai itu sebanyak 50.566. Sementara alokasi dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi yang disalurkan ke Kabupaten Sergai berkurang.
Adapun rinciannya yakni, kebutuhan untuk pupuk Urea sebanyak 19.416.171 kg, pupuk SP 36 sebabyak 2.982.916 kg, pupuk ZA sebanyak 2.211.865 kg, pupuk Phonska (NPK) sebanyak 22.777.826 kg, dan Petroganik sebanyak 38.882.022 kg.
Sementara yang dialokasikan dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi yakni untuk pupuk jenis Urea 10.332.000 kg, SP 36 1.145.000 kg, ZA 1.691.000 kg, Phonska (NPK ) 8.737.000 kg dan Petroganik 1.479.000.
“Sejauh ini sebenarnya tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi, mengingat serapan (realisasi) sampai bulan Juni 2022 berdasarkan pendistribusian dari Distributor ke kios pengecer binaan adalah pupuk jenis Urea 67,28 persen, SP36 27,63 persen, ZA 32,35 persen, Phonska (NPK) 54,30 persen, serta Petroganik 39,82 persen,”papar Dedy.
Sebagai informasi kedepannya, lanjut Dedy lagi, bahwa Pemerintah juga akan menetapkan pupuk bersubsidi tersebut hanya jenis pupuk Urea dan Phonska (NPK). Berdasarkan Perpres nomor 59 tahun 2020, pupuk subsidi digunakan untuk komoditi padi, jagung, kedelai, cabai,bawang merah, bawang putih, tebu rakyat , kopi rakyat dan kakao rakyat.
“Kami berharap kepada petani yang namanya belum terdaftar di E-RDKK segera mendaftarkan diri ke kelompok tani terdekat, karena kedepannya, hanya petani yang terdaftar di E-RDKK lah yang mendapatkan pupuk subsidi,” pungkas Dedy seraya menambahkan di Sergai pupuk bersubsidi bukan langka tapi alokasinya kurang.
Sementara itu, menanggapi informasi yang berkembang bahwa ada petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi, Distributor Pupuk Bersubsidi Bedagai Agro Sejati Rismauli Nadeak menjelaskan, tidak ada kelangkaan pupuk di Kabupaten Sergai.
“Yang terjadi saat ini, tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Yang ada hanya pendistribusian dan pengurangan jatah pupuk bersubsidi dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Sergai,” terangnya.(Bdi)
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News
Cegah Gangguan Pernapasan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Bagika nMasker kepada Warga Binaan
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026)
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik dugaan pungutan liar mencuat di lingkungan RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, se
News