Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
SERDANG BEDAGAI | SUMUT24
Baca Juga:
Menyikapi permasalahan pupuk bersubsidi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) saat ini, Kepala Dinas Pertanian Sergai Dedy Iskandar SP angkat bicara.
Saat ditemui di kantornya di Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah, selasa (5/7/2022), Dedy menjelaskan, bahwa pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Sergai bukan langka, namun pasokan pupuk bersubsidi yang diterima untuk wilayah Kabupaten Sergai tidak sesuai dengan kebutuhan.
“Jumlah pasokan pupuk bersubsidi untuk wilayah Sergai berkurang. Jadi tidak sesuai dengan kebutuhan,” terang Dedy.
Lebih lanjut dijelaskan Dedy Iskandar, berdasarkan usulan dalam Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK), kebutuhan pupuk di Kabupaten Sergai itu sebanyak 50.566. Sementara alokasi dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi yang disalurkan ke Kabupaten Sergai berkurang.
Adapun rinciannya yakni, kebutuhan untuk pupuk Urea sebanyak 19.416.171 kg, pupuk SP 36 sebabyak 2.982.916 kg, pupuk ZA sebanyak 2.211.865 kg, pupuk Phonska (NPK) sebanyak 22.777.826 kg, dan Petroganik sebanyak 38.882.022 kg.
Sementara yang dialokasikan dari Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi yakni untuk pupuk jenis Urea 10.332.000 kg, SP 36 1.145.000 kg, ZA 1.691.000 kg, Phonska (NPK ) 8.737.000 kg dan Petroganik 1.479.000.
“Sejauh ini sebenarnya tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi, mengingat serapan (realisasi) sampai bulan Juni 2022 berdasarkan pendistribusian dari Distributor ke kios pengecer binaan adalah pupuk jenis Urea 67,28 persen, SP36 27,63 persen, ZA 32,35 persen, Phonska (NPK) 54,30 persen, serta Petroganik 39,82 persen,”papar Dedy.
Sebagai informasi kedepannya, lanjut Dedy lagi, bahwa Pemerintah juga akan menetapkan pupuk bersubsidi tersebut hanya jenis pupuk Urea dan Phonska (NPK). Berdasarkan Perpres nomor 59 tahun 2020, pupuk subsidi digunakan untuk komoditi padi, jagung, kedelai, cabai,bawang merah, bawang putih, tebu rakyat , kopi rakyat dan kakao rakyat.
“Kami berharap kepada petani yang namanya belum terdaftar di E-RDKK segera mendaftarkan diri ke kelompok tani terdekat, karena kedepannya, hanya petani yang terdaftar di E-RDKK lah yang mendapatkan pupuk subsidi,” pungkas Dedy seraya menambahkan di Sergai pupuk bersubsidi bukan langka tapi alokasinya kurang.
Sementara itu, menanggapi informasi yang berkembang bahwa ada petani yang mengeluhkan kelangkaan pupuk bersubsidi, Distributor Pupuk Bersubsidi Bedagai Agro Sejati Rismauli Nadeak menjelaskan, tidak ada kelangkaan pupuk di Kabupaten Sergai.
“Yang terjadi saat ini, tidak ada kelangkaan pupuk bersubsidi. Yang ada hanya pendistribusian dan pengurangan jatah pupuk bersubsidi dari Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Sergai,” terangnya.(Bdi)
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News