Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
MEDAN I Sumut24.co Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sumut Nawal Lubis berinteraksi langsung dengan Anak dengan HIV/AIDS (ADHA), Selasa (5/7). Menurutnya, penanggulangan AIDS perlu dipercepat untuk menghambat penyebarannya.
Baca Juga:
- Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
- Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16–21 Oktober 2026
- Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Ada sekitar 30 ADHA hadir pada acara yang diselenggarakan di Kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Sumut, Jalan Teladan, Medan. Usai interaksi dengan pada ADHA, Nawal ingin mendorong percepatan penanggulangan AIDS di Sumut karena semakin hari kasusnya semakin bertambah.
“Kita akan dorong percepatan penanganannya. Kita sudah punya Ranperda untuk itu, sudah disetujui, tinggal menunggu penyelesaian administrasi. Kita akan dorong percepatannya agar penanggulangan AIDS lebih cepat dan sistematik terutama anak-anak kita ini,†kata Nawal, usai acara.
Anak perlu mendapat perhatian khusus menurut Nawal karena belum bisa menentukan sikapnya. Belum lagi sebagian mereka didiskriminasi dari lingkungan atau bahkan sekolah. Ini menurutnya bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak secara psikologis.
Tidak sedikit ADHA yang hadir pada acara ini berprestasi di sekolahnya, bahkan beberapa dari mereka mendapat ranking pertama. Sangat disayangkan, menurut Nawal, bila mereka terganggu secara psikologi karena diskriminasi di lingkungannya.
“Mereka benar-benar harus didampingi karena tidak sedikit yang mendapat perlakuan berbeda di lingkungannya, apalagi tidak sedikit salah satu orang tuanya sudah tiada. Kita ingin mereka tetap tumbuh dengan baik,†kata Nawal yang juga merupakan Ibu Asuh ADHA Sumut.
Sementara itu, Ketua KPA Sumut Ikrimah Hamidy menjelaskan dari tahun 2007 sampai dengan Desember 2011 data kasus HIV dan AIDS Sumut mencapai 17.241 orang, tertinggi ada di Medan berjumlah 10.177 orang. Jumlah penderita dari usia di bawah 1 tahun hingga 9 tahun ada 164 orang, sedangkan usia 10-18 tahun ada 242 orang.
Hamidy mengatakan, bukan hanya pendampingan secara psikologi yang penting untuk ADHA, tetapi juga pendampingan secara medis. Ini penting karena sebagian besar anak-anak masih acuh tak acuh dengan kesehatannya termasuk mengkonsumsi obat.
“Obatnya tersebut benar-benar harus rutin, anak-anak kalau tidak didampingi benar-benar sulit. Begitu juga dengan menjaga kesehatan, kita harus perhatikan mereka benar-benar. Sayangnya, Sumber Daya kita tidak bisa mencakup semua,†kata Ikrimah.
Ikrimah berharap Ranperda penanggulangan AIDS lebih cepat selesai agar bisa bekerja lebih maksimal dan sistematis. “Seperti saat ini kita memberikan bantuan kepada ADHA, tetapi masih terbatas. Cakupan kita, petugas pendamping kita juga terbatas. Mudah-mudahan dengan Ranperda tersebut kita lebih baik lagi dan menjangkau lebih banyak lagi,†kata Ikrimah.red2
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News
Cegah Gangguan Pernapasan, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Bagika nMasker kepada Warga Binaan
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi meluncurkan program Bus Perintis di Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026)
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik dugaan pungutan liar mencuat di lingkungan RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Kabupaten Asahan, se
News