Minggu, 05 Juli 2026

FGD FKDM SUMUT : Tantangan Residu Pembangunan di Provinsi Sumatera Utara

Administrator - Jumat, 10 Desember 2021 11:51 WIB
FGD FKDM SUMUT : Tantangan Residu Pembangunan di Provinsi Sumatera Utara

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co

FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) Sumut mengadakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Tantangan Residu Pembangunan Dalam Peran Strategis Kewaspadaan Dini di Sumatera Utara” dalam rangka Rapat Kerja FKDM Sumut. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9/12 di Hotel Emerald Garden Jl. Kol. Yos Sudarso No. 1 Kel. Silalas Kec. medan Barat Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peran strategis FKDM dari sudut pandang pembangunan agar terciptanya kestabilan pembangunan ditengah masyarakat Sumatera Utara.

Rapat Kerja FKDM menghasilkan beberapa poin rancangan penting yaitu penguatan kelembagaan, koordinasi dan jejaring baik dengan FKDM di tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara maupun FKDM tingkat Provinsi di beberapa wilayah Indonesia, menghasilkan data-data yang berguna dalam hal pemetaan isu, database informasi strategis dan analisis masalah aktual mengenai residu pembangunan, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan-kebijakan bagi Pemerintah Daerah Provinsi Sumut. Rekomendasi ini akan terus dimonitoring agar benar-benar jadi dasar pengambilan kebijakan strategis.

Acara FGD ini dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumut Safruddin, SH, MH. Acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan kerja oleh Ketua FKDM, Dr. Ismail Effendi, M.Si, dan penyampaian materi dua narasumber yaitu Sri Handoko Taruna ST.TPN.M Si, selaku Direktur Kewaspadaa Nasional Kementerian Dalam Negeri Jakarta dan Shohibul Ansyor Siregar M.Si. selaku pengamat publik yang berkaitan dengan residu pembangunan di Sumatera Utara.

Dalam Laporannya, Ketua FKDM Dr. Ismail Effendi menyampaikan bahwa FKDM periode 2021-2026 telah melakukan berbagai program strategis yaitu membagi zona kerja FKDM Provinsi Sumut menjadi 5 Zona, berkoordinasi dengan Direktur kewaspadaan bangsa Kemendagri tentang issu strategis nasional di Sumatera Utara, membangun koordinasi dengan berbagai simpul ditengah masyarakat mulai dari simpul bidang agama, budaya, pendidikan, sosial dan lainnya. Selanjutnya anggota FKDM melakukan kunjungan kab/kota untuk mengambil data strategis seperti masalah aktual, masalah yang berulang dan residu pembangunan di masing-masing Kab/Kota.

Kepala Badan Kesbangpol Sumut Safruddin, SH, MH, dalam sambutannya mengatakan bahwa FKDM Sumut menjadi pilot project dalam keberagaman komposisi karena FKDM memenuhi berbagai unsur penting ditengah masyarakat yaitu pemuka agama, pemuka adat dan budaya, akademisi (Bidang Pendidikan, Sosial/politik serta kesehatan), unsur pemuda, tokoh ormas, serta penggiat digital.

Kegiatan dilanjutkan dengan FGD yang diisi oleh 2 narasumber. narasumber pertama Sri Handoko Taruna dalam paparannya menyampaikan menjelaskan pentingnya tugas serta kedudukan FKDM dalam mengumpulkan dan menganalisis serta memberikan rekomendasi tentang situasi dan kondisi masyarakat yang berpotensi menimbulkan gejolak sosial yang akan mempengaruhi stabilitas politik dan pemerintahan dalam negeri termasuk berdampak pada proses pembangunan. Selanjutnya, Shohibul Anshor Siregar selaku narasumber kedua, menyampaikan tantangan residu pembangunan dalam investasi kesatuan bangsa, permasalahan dan gejolak ditengah masyarakat disebabkan karena manifestasi dari akar dasar sejarah kebangsaan pertama masalah identitas kebangsaan, pendayagunaan alat-alat kekuasaan yang sah, masalah legitimasi, sumberdaya dan distribusi.

Feriyansyah, M.Pd., selaku Sekretaris FKDM Sumut sekaligus moderator dalam kegiatan FGD ini menyampaikan bahwa FKDM Sumut diharapkan dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan berbagai rekomendasi strategis kepada pemerintah Sumatera Utara dalam menangani berbagai tantangan dalam pembangunan secara khusus residu pembangunan di Sumatera Utara. “Kegiatan ini juga diagendakan untuk menghasilkan data serta informasi masyarakat mengenai potensi athg dan memberikan laporan informasi dan rekomendasi sebagai bahan khususnya dalam hal pembangunan terkait pertimbangan kewaspadaan Dini Masyarakat di Provinsi Sumatera Utara”, tutupnya.rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Buka PRSU ke-50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah
115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung
komentar
beritaTerbaru