Minggu, 05 Juli 2026

KEBUDAYAAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL AKADEMISI FISIP USU, Dr. Iskandar Zulkarnain, MSi : DUKUNG TERBENTUKNYA DEWAN KEBUDAYAAN SUMATERA UTARA

Administrator - Kamis, 25 November 2021 09:39 WIB
KEBUDAYAAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL AKADEMISI FISIP USU, Dr. Iskandar Zulkarnain, MSi : DUKUNG TERBENTUKNYA DEWAN KEBUDAYAAN SUMATERA UTARA

Medan I Sumut24.co “Indonesia memiliki kebudayaan yang sangat kaya dan berkembang mengikuti zaman. Hal ini dapat menjadi dasar yang kuat untuk membantu melaksanakan pembangunan nasional di segala aspek kehidupan masyarakat”, ujar Dr. Iskandar Zulkarnain, MSi yang menjabat sebagai Ketua Prodi S2 dan S3 Ilmu Komunikasi FISIP USU dalam pertemuannya dengan sahabat karib dan teman satu teaternya, Baharuddin Saputra, SH pada tanggal 24 November 2021 lalu. Pertemuan yang digagas oleh Bahar, panggilan akrab dari Baharuddin Saputra yang menjabat Ketua Dewan Kesenian Sumatera Utara ini adalah sebagai silaturahmi pelepas rindu dan juga keinginannya menyampaikan dan meminta dukungan untuk terbentuknya Dewan Kebudayaan Sumatera Utara sesuai dengan amanah UU No.5 Tahun 2017 Tentang Pemajuan Kebudayaan yang sudah berusia 6 tahun sejak di masukkan dalam lembaran Negara dan sah menjadi paying hokum namun belum ada langkah kongkritnya. Iskandar menyambut baik ide dan rencana Bahar tersebut. Bahkan mendukung Bahar untuk menjadi Ketua Dewan Kebudayaan Sumatera Utara bila nanti terbentuk, dengan mempertimbangkan bahwa Bahar sudah teruji dan terbukti mumpuni memimpin Dewan Kesenian Sumatera Utara hingga mau berakhirnya periodenya di awal tahun 2022. Dalam pertemuan ini, Iskandar mengatakan bahwa para ahli mendefinisikan kebudayaan dalam bahasa yang beragam. Mulai dari hasil karya, rasa, dan cipta, hingga keseluruhan sistem gagasan manusia. Iskandar menjelaskan pemikiran Intelektual Indonesia yang sangat pakar dalam Kebudayaan, yaitu Prof. Koentjaraningrat (1923-1999) yang menyatakan kebudayaan sebagai seluruh sistem gagasan dan rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan manusia dalam kehidupan bermasyarakat masyarakat dalam segala aspek kehidupannya. Antropolog asal Indonesia ini mendefinisikan Pembangunan (development) adalah proses perubahan yang mencakup seluruh sistem sosial, seperti politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan, dan budaya. Pembangunan adalah proses perubahan yang direncanakan untuk memperbaiki berbagai aspek kehidupan masyarakat.. Kebudayaan harus dianggap sebagai aset penting yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Indonesia hanya dapat menjadi bangsa yang besar apabila mampu mengejawantahkan kebudayaan ke dalam pembangunan nasional. Pembangunan nasional bukanlah hanya terkait dengan peningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, tapi juga peningkatan seluruh aspek kehidupan masyarakat. Untuk itu, memahami kebudayaan lokal merupakan sesuatu yang penting bagi pembangunan nasional dan sudah sepantas dan layak untuk dibentuk Dewan Kebudayaan Sumatera Utara agar mendorong pembangunan di provinsi ini. (IZ)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya
Buka PRSU ke-50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah
115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
komentar
beritaTerbaru