Senin, 06 Juli 2026

Bupati Madina Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Taqwa Muhammadiyah

Administrator - Jumat, 05 November 2021 14:38 WIB
Bupati Madina Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Taqwa Muhammadiyah

 

Baca Juga:

Panyabungan I Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mesjid Taqwa Muhammadiyah Ranting Desa Malintang, Kecamatan Bukit Malintang, Jum’at (05/11/2021).

Turut mendampingi Bupati Mandailing Natal dalam acara tersebut diantaranya adalah Asisten I Setdakab, Almulhag Daulay, Kepala Dinas Sosial, Taufik, Kepala Dinas Pertanian, Siar Nasution, Kepala Dinas Kesehatan, Syafruddin Nasution, Kepala Dinas PUPR, Ruli Andriansyah, Ketua Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Mandailing Natal, H. M. Yusuf dan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah serta pengurus ranting Muhammadiayah Bukit Malintang.

Bupati Mandailing Natal, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution mengatakan, bangunan yang akan dimulai pekerjaannya adalah bangunan yang sangat mulia, yaitu Rumah Allah SWT.

“Ini adalah Rumah Allah, selain dijadikan sebagai tempat ibadah, juga tempat untuk berdakwah, mudah-mudahan dengan di bangunnya mesjid ini bisa lebih mendekatkan diri kita kepada Allah SWT,” ujar Sukhairi mengawali sambutannya.

Bupati Mandailing Natal juga nengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk sama-sama membangun Kabupaten Mandailing Natal.

“NU dan Muhammadiayah itu sama, untuk itu kita jangan larut dalam ego sektoral, mari kita bangun Kabupaten Mandailing Natal ini dengan kebersamaan, dan mari kita tinggalkan budaya yang tidak bagus,” ajak Sukhairi disela-sela memberikan sambutannya pada acara tersebut.

Sukhairi juga menyampaikan Pada akan ikut membantu pembangunan Mesjid Taqwa Malintang itu.

Pada kesempatan itu, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Malintang, Samian, menyampaikan pembangunan Mesjid Taqwa Ranting Malintang telah direncanakan sejak tahun 2018.

“Pembangunan Mesjid Taqwa ini telah direncanakan sejak tahun 2018, karena mesjid yang lama ini di bangun di tahun 1960 an kondisinya sudah tua. Dan setiap kegiatan atau Shalat Jumat, Mesjid yang lama tidak dapat menampung jamaah yang datang,” kata Samian dihadapan Bupati dan undangan yang hadir.(M. E)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
komentar
beritaTerbaru