Senin, 06 Juli 2026

Disdik Tapsel Diduga Lakukan Pungli Berkedok Sumbangan

Administrator - Rabu, 27 Oktober 2021 14:27 WIB
Disdik Tapsel Diduga Lakukan Pungli Berkedok Sumbangan

Tapsel I Sumut24.co Lembaga Pengawasan Keuangan Aset Negara (LPKAN RI) menduga adanya pungutan liar yang dilakukan oknum dinas pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Baca Juga:

Ketua LPKAN RI Haris Nasution mengatakan, salah satu kepala sekolah dan wali murid membenarkan peristiwa pungli tersebut.

“Untuk sekolah dasar dipunggut biaya sebesar 5 sampai 8 ribu rupiah setiap siswa, dan untuk Sekolah Menengah Pertama dikenakan 15 ribu rupiah.” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (27/10/2021).

Haris menjelaskan pungutan dana tersebut digunakan untuk pengamanan kegiatan Apirmasi tahun 2019 dan 2020.

“Dari hasil pantauan dan konfirmasi yang kita lakukan kepada kepala sekolah dan wali murid, dasar mereka melakukan pungutan itu untuk dana pengamanan kegiatan Apirmasi 2019 dan 2020, dengan modus yang memungut uang tersebut adalah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) perkecamatan habis itu K3S menyerahkan kepada PGRI Tapsel, dari PGRI Tapsel diduga memberikan ke kadis pendidikan untuk pengamanan ke kejaksaan,” katanya.

Lebih lanjut Haris menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan namun pihak dinas pendidikan seolah-olah menghindar dan menutupi kejadian tersebut.

“Kami telah melakukan konfirmasi kepada dinas pendidikan. Menurut kepala seksi dinas pendidikan tidak pernah ada pungutan seperti itu dan dirinya berjanji akan berkoordinasi dengan kepala dinas. Namun sampai saat ini tidak ada jawaban bahkan nomor kami diblokir,” ujarnya.

Haris mengatakan, dengan kejadian ini pihak LPKAN RI akan segera membuat laporan ke kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kami menunggu itikad baik dari pihak dinas pendidikan Tapsel terkait permasalahan ini. Apabila mereka tidak menggubris kami akan membawa kasus ini ke kejaksaan dan KPK.” Pungkasnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
komentar
beritaTerbaru