Senin, 06 Juli 2026

Icon Training Centre Kembali Gelar Bimtek Desa se Tapsel di Medan Acuhkan Imbauan Gubsu

Administrator - Rabu, 29 September 2021 04:41 WIB
Icon Training Centre Kembali Gelar Bimtek Desa se Tapsel di Medan Acuhkan Imbauan Gubsu

MEDAN I SUMUT24.co Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sudah melarang para perangkat desa se Sumatera Utara melakukan bimtek yang dinilai sangat kurang bermanfaat. namun Icon Training Center kembali melaksanakan Bimbingan Teknis Desa (Bimtek desa) di masa pandemi covid 19 yang dilaksanakan di hotel Danau Toba tanggal 25 -28 september 2021. apalagi kegiatan tersebut dinilai melanggar prokes dan merugikan uang negara.

Baca Juga:

“Bukan kali ini saja pihak EO  Icon Training Center melaksanakan Bimtek di bulan mei 2021 dihotel polonia yang mana saat itu dari kabupaten madina para pesertanya, juga sama pihak Icon Training Centre sebagai pelaksana. namun anehnya pihak media tidak diperkenankan untuk mendapatkan informasi secara detail tentang kegiatan pelaksanaan bimtek tersebut.

kiranya pihak lembaga hukum terkait agar bisa menegur EO atas nama icon training center  agar lebih memahami peran serta media dalam social control,mengingat dana untuk pelaksanaan Bimtek Desa adalah dana rakyat yang harus di awasi dan penggunaannya harus tepat sasaran.

Pantauan wartawan kegiatan bimtek tersebut telah selesai sebelum tanggal 28 september 2021. padahal jelas terpampang di spanduk dan di surat undangan desa pelaksanaan Bimtek mulai tanggal 25 – 28 September 2021.

Setelah di kroscek pihak hotel menyatakan bahwa kegiatan bimtek tersebut telah di closing/tutup dan tidak ada kegiatan, kata pihak hotel.

” yang sangat miris kita lihat, para peserta bimtek yang di utus dari desa masing – masing se kabupaten tapanuli selatan hanya ada beberapa peserta dan itu bisa dihitung pakai jari di ruangan yang menjalani kegiatan bimtek tersebut, kalau dari info yang di dapat, total desa se kabupaten Tapanuli selatan ada 211desa yang ikut. belum lagi aturan prokes dinilai telah dilanggar oleh pihak EO.

Dalam hal ini salah satu peserta dari kecamatan aek bilah ketika dikonfirmasi menyebutkan,  sebagai perangkat desa yang diutus mengatakan “sangat disayangkan lho kayak gini acara bimtek nya”,terlihat para kepala desa tidak mengikuti acara bimtek karena malah disebut materinya itu-itu saja tak bermanfaat dan tak menarik,  ungkap Regar.

Oleh karena itu Bimtek yang dilaksanakan para kepala desa kabupaten Tapanuli selatan dan perangkatnya dalam hal ini menjadi sorotan,dimana jelas pemborosan anggaran dana yang yang dianggap tidak proritas dan ada kesan pihak-pihak bermain di kegiatan bimtek tersebut.

Diharapkan para kepala daerah, Bupati Tapanuli Selatan bisa mengevaluasi kegiatan ini, karena masyarakat bertanya dana desa yang semestinya diperuntukkan untuk kemakmuran desa malas buat jalan-jalan yang enggak penting. kiranya aparat penegak hukum punya adil dalam pengawasan dana desa buka malah diduga bermain dengan pihak EO sebagai pelaksana.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.
Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI
Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi
Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan
Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi
komentar
beritaTerbaru