Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
MEDAN I Sumut24.co Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Nawal Lubis mengajak ibu-ibu hamil untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Ini berguna untuk melindungi ibu dan anak yang dikandungnya dari Covid-19.
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Berdasarkan data Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ibu hamil terkonfirmasi positif dari April 2020 hingga April 2021 sebanyak 536 orang. Dari jumlah tersebut 51,9% tanpa gejala, 72% terdeteksi di usia kehamilan 37 minggu dan kematian 3%. Sedangkan angka vaksinasi ibu hamil di Sumut masih sangat kecil.
“Ada kencenderungan ibu hamil takut untuk divaksin karena adanya informasi yang salah mengenai vaksin Covid-19. Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kemenkes ibu hamil boleh divaksin dengan beberapa ketentuan-ketentuan. Jadi, ibu-ibu hamil yang memenuhi syarat untuk divaksin ayo segera vaksin karena itu akan melindungi bayi yang ibu kandung dan juga melindungi diri ibu sendiri,†kata Nawal Lubis saat membuka Webinar Sosialisasi Vaksinasi Ibu Hamil bekerja sama dengan USAID di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (31/8).
Pentingnya perlindungan ibu hamil dan bayinya dari paparan Covid-19 bertujuan untuk menjaga generasi Indonesia yang berkualitas. Karena, itu ibu hamil perlu meningkatkan pengetahun mengenai vaksinasi Covid-19.
“Tidak mudah menyakinkan masyarakat kita, karena itu saya berharap kader-kader Dasawisma di kota, desa bisa meyakinkan ibu hamil untuk vaksin Covid-19,†kata Nawal, kepada peserta Webinar yang terdiri dari kabupaten/kota, Ketua TP PKK Kabupaten/Kota, pimpinan OPD, kader-kader Dasawisma dan ibu-ibu hamil.
Sementara itu, dr David Luther Lubis sebagai narasumber Webinar tersebut mengatakan ada yang diutamakan vaksinasi ibu hamil. Pertama, ibu hamil tenaga kesehatan, kedua kehamilan risiko tinggi, selanjutnya usia lebih 35 tahun, komorbid dan obesitas dengan Body Max Index (BMI) di atas 30.
“Kenapa komorbid, karena mereka berisiko tinggi bila positif Covid-19, tetapi komorbidnya harus dikontrol dulu lalu segera divaksin,†kata David.
Lebih rinci, David menjelaskan, dosis pertama dianjurkan diberikan pada usia kandungan 13 minggu, paling lambat 33 minggu. Bila kurang dari 13 minggu perlu ditunda karena 12 minggu awal merupakan periode kritikal pembentukan organ dan embrionik janin. Sedangkah untuk vaksin kedua diberikan saat usia kehamilan 33 minggu.
“Di usia 33 minggu diharapkan semua manfaat vaksin sudah diserap ibu dan janin sehingga perlindungan akan maksimal baik untuk ibu dan anak dikandungannya,†jelasnya.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Aris Yudhariansyah mengatakan sejak Maret 2020 hingga Mei 2021 dari 88.655 ibu hamil terdapat 79 kasus positif dan dari kelahiran 63.406 terdapat 3 positif Covid-19. Sedangkan untuk kematian tercatat ibu hamil 27 orang dan 0 untuk bayi baru lahir.
“Karena itu penting kita melakukan vaksinasi untuk ibu hamil, ini untuk melindungi mereka dan generasi kita. Dalam waktu dekat kita akan dorong vaksinasi untuk ibu hamil,†kata Aris Yudhariansyah.w03
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota