Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
MEDAN | SUMUT24 Universitas Sumatera Utara (USU) terus menunjukkan tanggung jawabnya sebagai pendidik ke tengah-tengah masyarakat, seperti pelaksanaan pengabdian masyarakat di Desa Lubuk Cuik, Batubara, Sabtu (28/8). Tidak hanya itu, USU juga memberikan pelatihan untuk menaikkan kesuburan tanah dan memberikan pelatihan kepada petani untuk membuat pupuk organik. Pengabdiaan masyarakat yang didanai oleh dana Abdimas Talenta USU tahun 2021 dilaksanakan oleh Prof Ir T Sabrina MAgrSc, PhD, Dr Mariani Sembiring SP P dan Dr T Irmansyah SP MP. Kehadiran Tim USU ini langsung disambut oleh Ketua Koperasi Berkah Abdi Jaya, Hamdan dan Pengawas Koperasi Dr Ahmad Fauzi serta Ketua PokTan, Saimun dan Ketua Gapok Tan, Kamsir serta 27 anggota koperasi yang hadir dan turut dihadiri sejumlah mahasiswa USU. Prof Sabrina mengatakan, kehadiran Tim USU dalam pengadian masyarakat di Desa Lubuk Cuik untuk melatih kelompok tani membuat BioVermi, yang merupakan pupuk organic vermin kompos yang diperkaya dengan mikroba bermanfaat. “Hasil dari analisis tanah lahan cabai petani di Lubuk Cuik, bahwa selama ini tidak pernah dilakukan penilaian kesuburan tanah. Petani memberikan pupuk berdasarkan pengalaman bercocok tanam, alasan inilah kami dari USU hadir untuk memberikan pemaparan dan pemahaman tentang tata cara mempertahankan kesuburan tanah,†ucapnya. Sabrina juga memaparkan tentang tata cara kesuburan tanah dan menjaga kehilangan hara dari dalam tanah. “Kami juga membantu Pupuk organik cair (POC) yang dihasilkan oleh petani dihantarkan oleh tim USU ke laboratorium terakreditasi untuk diiktirafkan/dikenali kandungan di dalamnya,†katanya. Di tempat yang sama, Saimun mengakui selama ini tidak pernah ada penilaian keseburan tanah, petani hanya memberikan pupuk berdasarkan pengalaman bercocok tanam saja. “Saya berharap, dengan kehadiran Tim USU dalam pendidikan ke masyarakat ini kami para petani di Lubuk Cuik ini bisa meningkatkan pengetahuan dalam mengolah kesuburan tanah yang ada ini,†ucapnya. Dalam sambutannya, Hamdan menyambut baik maksud dan tujuan pengabdian ini dan berharap koperasi dapat menghasilkan produk yang dapat meningkatkan penghasilan koperasi. Koperasi PT Berkah Abadi Jaya didirikan pada awal tahun 2021 beranggotakan 24 orang yang sebahagian besar adalah petani cabai dengan visi menjadi koperasi kuat,unggul dan mampu mensejahterakan seluruh anggota dan masyarakat. Seperti diketahui bahwa Desa Lubuk Cuik merupakan salah satu sentra cabai merah di daerah Sumatera Utara. Luas areal pertanaman cabai di daerah tersebut seluas 1.092 ha, total produksi cabai pada tahun 2020 sebanyak 11.150 ton. (C04)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota