Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
SERDANG BEDAGAI | SUMUT 24
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengapresiasi 39 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang rela melakukan graduasi mandiri karena perekonomian mereka sudah meningkat.
Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Sergai Adlin Umar Yusri Tambunan saat memberikan apresiasi kepada KPM PKH graduasi mandiri dan penyerahan alat bantu kursi roda di aula Dinas Sosial Kabupaten Sergai, kamis (26/8/2021).
Wakil Bupati Sergai Adlin Umar Yusri Tambunan mengatakan pihaknya terus berupaya menjalankan program demi Sergai Maju Terus (Mandiri Sejahtera dan Religius).
“Saya dan pak Bupati memiliki program Sergai Maju Terus. Dengan bapak ibu yang memilih graduasi mandiri ini bagian dari program kemandirian kita. Kita harus terus berfikir positif bahwa banyak diluar sana yang seharusnya lebih berhak menerimanya. Kita harus meningkatkan kesadaran kemandirian kita agar bisa membantu sesama,”ungkapnya.
Dalam mewujudkan Sergai Maju Terus, lanjut Adlin, kita terus berupaya memperbaiki berbagai sektor. Mulai dari jalan, irigasi, jembatan, peningkatan tekhnologi pertanian dan lain sebaginya.
“Itu bagian dari upaya kita meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Saya minta juga kepada pendamping untuk sama sama menanamkan kesadaran dan kemandirian sehingga masyarakat tidak hanya mengharapkan bantuan, namun berusaha secara mandiri,”tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sergai Arianto menjelaskan dari 19.806 KPM PKH yang ada di Kabupaten Sergai, sekitar 237 KPM diantaranya berpotensi untuk garduasi karena perekonomiannya yang sudah meningkat dan hingga kini sekitar 39 diantaranya sudah graduasi mandiri.
“KPM yang selama ini dapat bantuan PKH bersuka cita dan rela melakukan graduasi mandiri karena kehidupan mereka sudah membaik, Perekonomian mereka meningkat. Ada pedagang bakso, pedang ikan/udang serta lainnya,”jelas Arianto.
Setiap tahunnya, Kementrian sosial menggelontorkan sekitar Rp56 Miliar untuk membantu para penerima PKH ini. Sebagai upaya meningkatkan perekonomian dan mendukung program Pemerintah, pihaknya menanamkan rasa kemandirian sehingga para penerima yang sudah sejahtera ini rela tidak lagi menerima bantuan.
“Angka kemiskinan kita saat ini cukup tinggi yaitu 7,9 persen dan diharapkan terus berkurang. Meskipun ditengah pandemi namun banyak KPM PKH yang mau graduasi mandiri makanya kita kasih apresiasi,”tandasnya.
Sebelumnya salah seorang penerima PKH di Desa Arah Payung Kecamatan Pantai Cermin, Sahdiah mengaku bahwa dirinya memilih graduasi mandiri karena taraf kehidupannya sudah membaik.
“Saya nerima PKH sejak tahun 2013, hingga akhir tahun lalu. Mulai dari Rp300 ribu sampai Rp1,2juta saya terima setiap bulannya. Semua itu saya gunakan untuk membiaya anak sekolah dan sisanya ditabung. Dari tabungan itu saya mulai usaha udang. Dan Alhamdulillah kini kehidupan saya dan keluarga sudah baik makanya saya mau graduasi,”jelasnya.
Iapun memotivasi para penerima PKH lainnya agar memanfaatkan PKH sebaik mungkin.
“Kuncinya ikhlas dan kerja keras. Bantuan yang didapat jangan lupa disisihkan untuk ditabung dan buka usaha,”tandasnya.
Hal yang sama diungkapkan Riki Amelia asal Bintang Bayu yang dari dana PKH nya ia membuka usaha ternak kambing. Dan kini ternaknya sudah besar dan sudah mampu menopang kehidupannya.
Begitu juga ibu Surati asal Desa Bingkat Pegajahan yang berdang bakso dari bantuan PKH yang diterimanya.
Apresiasi KPM PKH ini dirangkai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada KPM PKH yang melakukan graduasi mandiri serta penyerahan 2 unit bantuan kursi roda.(Bdi)
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota