Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menunjukkan totalitas dalam menangani pandemi Covid-19 di ibu kota Sumut ini. Penanganan untuk memutuskan mata rantai penularan pun dilakukan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Mulai dari menumbuhsuburkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, penyediaan isolasi terpadu, testing dan tracing, berkantor di kecamatan zona merah, juga pelaksanaan vaksinasi.
Bobby Nasution memberdayakan segenap potensi untuk menanganani pandemi ini. Terkait vaksinasi, selain memperkuat kolaborasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak mendukung program untuk menciptakan kekebalan komunal ini.
Teranyar, Bobby Nasution juga mengalihkan anggaran pembelian mobil dinas wali kota dan wakil wali kota untuk pembelian ambulans.Ambulans ini akan dipergunakan untuk mendukung vaksinasi dari pintu ke pintu (door to door).
Keputusan Bobby Nasution ini menuai apresiasi. Sebagai pemimpin muda, Bobby Nasution dinilai paham situasi dan mengedepankan kepentingan rakyat.
“Ini namanya pejabat publik yang tahu situasi dan mengedepankan kepentingan rakyat,” nilai pengamat sosial dan budaya, Suyadi San, M.Pd, kemarin di Medan.
Saat ini, Kota Medan baru meliliki tiga ambulans, khusus untuk vaksinasi rumah ke rumah. Sebanyak dua ambulans milik Pemkot Medan yang sudah diserahkan kepada Kecamatan Medan Helvetia dan Medan Tuntungan. Sementara satu lagi milik Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sumut yang memulai konsep vaksinasi rumah ke rumah.
Pencoretan anggaran pembelian mobil dinas dilakukan untuk menambahkan jumlah ambulans yang akan digunakan untuk percepatan program vaksinasi.
“Kemarin, saya sama Pak Wakil juga sepakat mobil dinas tahun ini dicoret saja, beli ambulans,” ungkap Bobby Nasution beberapa waktu lalu.
Bobby mengatakan, ambulans yang ini akan dilengkapi dengan cool box untuk penyimpanan vaksin. Dia berharap ambulans ini akan menunjang dan mempercepat pelaksanaan vaksinasi secara door to door.
Pengalihan anggaran pembelian mobil dinas menjadi ambulans ini akan diakomodir dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (PAPBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2021. Hampir bisa dipastikan pengalihan ini akan disetujui oleh DPRD masuk dalam PAPBD.
Menurut Plt Kasubbag Perlengkapan Bagian Umum Setdako Medan, Rudi Hadian Siregar, S.STP., mengatakan, jumlah ambulans yang akan diadakan dari pengalihan anggaran pembelian mobil dinas ini sebanyak dua unit. Dia juga mengatakan, pengalihan ini dibenarkan oleh ketentuan peraturan perundangan.
Pengamat sosial dan budaya, Suyadi San, S.Pd., M.Si., mengatakan, keputusan Bobby Nasution ini patut diapresiasi. Keputusan ini, lanjutnya, menunjukkan, sebagai pejabat publik Bobby Nasution sangat memahami situasi dan mengedepankan kepentingan rakyat.
“Pencoretan anggaran pembelian mobil dinas itu, kalau sudah sudah sesuai prosedur hukum sistem penganggaran, tidak mengapa. Pengalihan menjadi pembelian mobil ambulans kalau memang sesuai prosedur penganggaran, juga tidak mengapa,” ucapnya.
Bahkan, menurut Suyadi, jika semua kecamatan ada mobil ambulans untuk mempercepat vaksinasi hingga ke lingkungan-lingkungan akan lebih baik.
Senada, akademisi STIE PMCI, Rizal Iskandar Batubara, S.E., M.Si., menilai kebijakan  ini sangat tepat. “Kita  mengetahui,  Medan masih berada pada zona Merah dan PPKM Level 4. Saat ini, pembelian ambulans jauh lebih penting dan dibutuhkan dari pada pembelian mobil dinas baru,” ucapnya.
Kebijakan ini menurutnya  betul-betul mengedepankan kepentingan masyarakat. “Artinya, Bobby Nasution sangat memahami apa yang menjadi kebutuhan yang urgensi yang harus segera dipenuhi di Kota Medan,” sebutnya.
Dia berharap, pembelian ambulans baru untuk vaksinasi ini hendaknya didukung oleh kesiapan nakes Pemko Medan dalam melaksanakan vaksinasi masyarakat kota Medan, agar herd immunity masyarakat terbentuk secara maksimal.
Kebijakan ini juga menuai simpati dari warga Medan. Pria Utama, warga kecamatan Medan Barat mengaku salut dengan pemimpin muda ini.
“Ini keputusan yang bijaksana dari seorang pemimpin. Salutnya lagi, keputusan ini lahir dari seorang pemimpin muda,” ungkapnya.
Warga Kelurahan Karang Berombak ini pun berharap, kepekaan sosial Bobby Nasution sebagai pemimpin di Pemko Medan ini dapat diikuti oleh pejabat-pejabat di lingkungan Pemko Medan.
“Selain kepekaan sosial, Pak Wali Kota kita ini juga telah menunjukkan komitmen penggunaan anggaran untuk kepentingan rakyat,” sebutnya.r02
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota