Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
Medan I Sumut24.co Program Studi Magister Hukum Kesehatan (Prodi MHKes) Pascasarjana Universitas Pembangunan Panca Budi menyelenggarakan Webinar Series Mempercepat Pemulihan Ekonomi di Kota Medan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengangkat tema Instrumen Hukum Optimalisasi Vaksinasi sesuai dengan jargon kita yaitu ‘Kesehatan Upayakan, Hukum dan Keadilan Tegakkan’, untuk itu mari kita sukseskan Vaksinasi Covid-19 dengan aman dan tertib kata Dr. Redyanto Sidi SH MH selaku Ka. Prodi Magister Hukum Kesehatan UNPAB Acara dibuka oleh Master of Ceremony yaitu Bapak Hansa Aulia Pohan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Doa oleh Ustadz Firman Hidayat dan Mars Magister Hukum Kesehatan UNPAB. Direktur Pascasarjana UNPAB, Dr. Yohny Anwar, S.E., S.H., M.H., M.M dalam sambutannya manyampaikan bahwa Covid-19 saat ini yang sudah terjadi hamper satu tahun cukup memperihatikan dan sudah banyak memakan korban. Namun sejak kali pertama pandemi ini terjadi dan hingga saat ini, kita memgapresiasikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19 yang salah satunya adalah Program Vaksinasi. Untuk itulah tema yang diangkat pada webinar ini berkaitan dengan Optimalisasi Vaksinasi dilihat dari kerangka regulasi yang telah di atur. Selanjutnya Rektor UNPAB, Dr. H. Isa Indrawan, S.E., M.M. dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa Webinar ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap 5 program prioritas Kota Medan yang diisi oleh narasumber dalam berbagai sector mulai dari akademisi, praktisi dan juga pengusaha.
Baca Juga:
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
- BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
Diharapkan hasil dari webinar ini bisa menjadi masukan kepada pemerintah Kota Medan sebagai sumbangsih pemikiran untuk pembangunan pemulihan perekonomian di Kota Medan di masa Covid-19 ini. Webinar Series ini juga dihadiri oleh Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., dalam sambutannya Wali Kota Medan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan sangat mengapresiasikan pelaksanaan webinar ini dan akan menerima masukan-masukan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Medan yang akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam Pemerintah Kota Medan membuat kebijakan. Berkaitan dengan keadaan ekonomi masyarakat Kota Medan saat ini, kita sangat mengharapkan perekonomian masyarakat diharapkan bisa kembali sebagaimana sebelum pandemi Covid-19 ini terjadi, namun untuk dapat mewujudkannya kita harus mampu untuk beradaptasi dengan keadaan dimasa pandemi ini. Webinar Series ini di moderatori oleh Suci Adha Aprilianti Sinaga, S.H. dan para Narasumber yaitu Dr. Marice Simarmata, S.K.M., M.Kes., M.H. dan Dr. dr. Irsyam Risdawati, M.Kes. Kedua narasumber dalam pemaran materinya menyampaikan bahwa Indonesia masih dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Strategi penanggulangan sudah banyak dilakukan oleh pemerintah termasuk vaksinasi juga bukan satu-satunya cara untuk bisa menyelesaikan masalah pandemi ini. Namun optimalisasi dalam pencegahan penularan Covid-19 ini yaitu perlunya sinergintas antara pemerintah dan masyarakat untuk Bersama-sama dalam mencegah terjadinya penularan Covid-19.
Pelaksanaan Vaksinasi secara aspek legal diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan. Vaksinasi dimulai dari tenaga Kesehatan,lansia, dan masyarakat yang rentan yaitu Ibu hamil. Dari 536 ibu hamil yang positif, 51,9 % tanpa gejala, untuk itu Vaksinasi juga dapat dilakukan terhadap ibu hamil dengan tata cara dan syarat-syarat tertentu. Selanjutnya dimasa pandemi ini salah satu pihak yang memiliki peran untuk mencegah penularan Covid-19 adalah Kaum Milenial. Pada saat ini kaum milenial dapat mengambil bagian sebagai perpanjangan tangan dan bergandengan tangan dengan untuk menyuarakan aksi 3T (Testing, Tracing, Treatment) ataupun 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi) kepada teman-teman sekitar ataupun keluarga. Masyarakat dan Kaum Millenial harus berkontribusi dalam suksesi Vaksinasi Covid-19 agar Herd Immunity dapat tercapai, jangan termakan isu atau hoaks.red
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota
Dukung Lahirnya Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun dan Ketua TP PKK Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026
kota