GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Medan | Sumut24.co
Isu pengunduran diri Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain dari musyawarah daerah (musda), yang mencuat ke publik sangat murahan. Manuver politik yang dimainkan sangat mencerminkan demokrasi tidak sehat.
“Siapa yang memainkan, dan siapa yang dimainkan sudah terbaca. Manuver politiknya sangat murahan sekali dan memalukan,” ungkap Arief Tampubolon, kader Partai Demokrat di Medan, kepada wartawan, Kamis 19 Agustus 2021.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pasti sangat menolak dengan cara-cara politik demikian. Karakter politik AHY, kata Arief, seharusnya dipahami oleh seluruh kader partai, khususnya para bakal calon ketua yang akan ikut Musda DPD Partai Demokrat Sumut.
“Sejauh ini yang kita ketahui panitia Musda Demokrat Sumut pun belum ditetapkan oleh DPP. Jadi isu pengunduran diri Herri bias jadinya. Kan belum ada yang resmi terdaftar sebagai calon ketua. Herri harusnya tidak perlu berlebihan merespon isu tersebut, terbaca jadinya ambisi politiknya,” kata aktivis jurnalis ini.
Arief juga mengatakan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnai tidak mungkin mengundurkan diri dari pencalonan karena dirinya sudah mendapatkan dukungan suara dari para Plt Ketua DPC di kabupaten kota yang ditunjuknya.
“Untuk 20 persen suara sah, saya kira Herri sudah mendapatkannya dari Plt Ketua DPC, minimal 8 suara. KLB abal-abal di Deliserdang kemarin itu menguntungkan Herri, banyak Plt Ketua DPC jadinya. Itu jadi modal Herri untuk maju calon ketua DPD di musda,” serunya.
Arief pun menduga isu pengunduruan diri Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain dari musda yang mencuat ke publik, imbas dari kebijakan politiknya sendiri yang melakukan rotasi pada pimpinan fraksi di DPRD Sumut.
“Terjadi faksi antara DPD dan fraksi di DPRD Sumut, itu akibat rotasi yang dilakukan. Kondisinya ini sudah tidak sehat lagi. Kita yakin Ketum AHY memaham kondisi ini, makanya kita minta Ketua DPD Partai Demokrat Sumut dipilih nantinya adalah sosok yang bebas dan berada di luar faksi tersebut,” katanya.
Sebagai kader partai, Arief berharap Ketua Umum AHY dan para petinggi DPP Partai Demokrat di Jakarta, bisa mengambil keputusan yang tepat dalam memilih Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, agar kekuatan partai kembali menyatu.
“Siapa pun yang dipilih Ketum AHY dan DPP itulah yang terbaik. Itulah harapan kita sebagai kader partai di Sumut,” katanya.
Diketahui, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain, beberapa bulan yang lalu telah mengganti Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut dari Armyn Simatupang kepada Tondi Roni Tua.red
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota