GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Medan I Sumut24.co
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Pemko Medan menggelar rapat koordinasi guna mematangkan rencana penambahan lokasi isolasi terpusat dengan menggunakan kapal PT Pelni, Rabu (11/8), di Ruang Rapat II kantor Wali Kota Medan.
Dalam rapat yang dipimpin Plt Asisten Pemerintahan Setdako Medan, M. Sofyan, dihadiri Asisten Umum, Renward Paparat, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama (KSU) Belawan, Capt. Jhonny Runggu Silahi, perwakilan Pelni, dan segenap pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan itu, terungkap kapal yang akan digunakan sebagai tempat isolasi terpusat itu saat ini telah bersandar di Tanjung Priok.
Dalam rapat itu, perwakilan PT Pelni menyampaikan, kapal yang akan digunakan bernama Bukit Raya. Kapal yang dibangun 1994 itu didisain untuk kapal penumpang. Panjang kapal 99,80 meter, dengan jumlah tempat tidur sebanyak 970.
Disebutkannya juga, sebelum bergerak ke Belawan, kapal Bukit Raya tersebut harus disterilkan dulu. Untuk pembersihan ini memakan waktu dua hari. Sedangkan perjalanan dari Tanjung Priok ke Belawan diperkirakan memakan waktu dua sampai tiga hari.
Dalam rapat itu juga dibahas tentang Perjanjian Kerja Sama antara Pemko Medan dengan beberapa pihak, termasuk dengan Kemenhub dan PT Pelni untuk merealisasi isolasi terpusat ini. Disepakati pula dalam rapat itu, kapal Bukit Raya akan bergerak ke Belawan setelah Perjanjian Kerja Sama yang mengatur secara rinci tentang operasional isolasi terpusat ini ditandatangani para pihak.r02
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota