Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
PARAPAT | SUMUT24 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyusun program penebaran bibit ikan endemik ke Danau Toba sebagai upaya menjamin keberlangsungan hidup sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan tradisional di kawasan Danau Toba. Program ini disampaikan Gubernur Sumut Ir H Tengku Erry Nuradi MSi usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menebar tiga jenis ikan endemik Danau Toba, dalam rangkaian acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak di Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sabtu (30/7/2016). Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, tiga jenis bibit ikan yang ditebar adalah bibit ikan pora-pora, jurung (ihan) dan bibit ikan tawes. Ikan tawes pernah ada di Danau Toba namun terus berkurang jumlahnya seiring waktu. “Program ini menyahuti kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan jumlah keramba jarring apung di Danau Toba, pasca penetapan Danau Toba sebagai kawasan wisata bertaraf internasional. Untuk itu, provinsi mencari solusi agar masyarakat nelayan tetap dapat memenuhi kebutuhannya dari usaha perikanan,†sebut Erry. Erry menambahkan, program penaburan bibit ikan (restoking) ke Danau Toba merupakan bagian Rencana Aksi Penataan Kawasan Danau bagian dari Rencana Aksi Aksi Terpadu Penanganan Kawasan Danau Toba Tahun 2016-2018 yang sudah disepakati Pemprov Sumut bersama 7 Bupati sekawasan Danau Toba. “Untuk sementara, bibit yang akan ditabur tiap bulannya akan disiapkan Dinas Perikanan dan Kelautan provinsi. Kita juga mengimbau pihak swasta juga berpantisipasi dalam program ini,†harap Erry. Erry juga mengatakan, Pemprov Sumut akan merangkul 7 Bupati untuk merumuskan zona larangan penangkapan ikan. Zona Suaka Ikan tersebut dimaksudkan sebagai upaya pelestarian keberlangsungan ikan di perairan Danau Toba. “Nanti akan ada Zona Suaka Ikan. Nelayan tidak boleh menangkap ikan di kawasan larangan, agar keberlangsungan ikan tetap terjaga dengan baik,†papar Erry. Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut, Zonni Waldi mengatakan, restoking ikan endemik Danau Toba yang akan ditebar tiap bulan berkisar 100 ribu ekor, hasil dari pembenihan UPT Kerasaan. “Alhamdulillah kita sudah berhasil melakukan produksi benih ikan jurung. Hari ini sudah dilepas oleh Bapak Wapres dan Gubernur ke perairan Danau Toba,†sebut Zonni. Lebih lanjut Jonni mengatakan, dari bibit ikan yang ditebar Wapres dan Gubernur Sumut, 20 ribu bbit diantaranya adalah ikan tawes hasil pembenihan. Sedangkan 5 ribu ikan pora-pora bantuan dari Pangdam I BUkit Barisan. “Ketika keramba jaring apung dibatasi, maka restoking harus ditingkatkan. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan masyarakay yang menggantungkan hidup dari mencari ikan di Danau Toba. Produknya nanti bisa diolah oleh industri kecil,†jelas Zonni. Jonni juga mengatakan, Diskanla Sumut bersama 7 Kabupaten pemilik Danau Toba juga akan melakukan pendataan ulang keramba jaring apung yang ada di Danau Toba. “Keramba milik masyarakat, akan dilakukan pemeriksaaan by name dan by adress pemilik keramba perkabupaten serta cakupan luasnya,†tambah Zonni. Berdasarkan data 2015, Jonni menyatakan, keramba jaring apung milik masyarakat maupun perusahaan perikanan di Danau Toba memproduksi 80 ribu ton ikan pertahun padahal kapasitas daya dukung danau hanya 50 ribu ton pertahun. Dari jumlah produksi tersebut, 51 ribu ton pertahun diproduksi dua perusahaan. Selebihnya 29 ribu ton pertahun hasil produksi keramba jarring apung masyarakat. “Produksi yang ada 60% melebih daya dukungnya. Untuk itu akan dilakukan moratorium izin KJA dan zero KJA untuk mendukung Danau Toba sebagai tujuan wisata kelas dunia,†jelas Zonni. Guna mendukung program Danau Toba Bersih Keramba Jaring Apung, Pemprov Sumut dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta pemerintah pusat akan melakukan penataan keramba secara bertahap hingga posisi zero pada tahun 2018. (W.03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota.
News
sumut24.co Deliserdang, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Rizky Mochamad, meresmikan Program Sri
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten A
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Prima Indonesia (UNPRI) kembali menghadirkan warna baru dalam penyambutan mahasiswa baru melalui Pengenalan K
kota
sumut24.co ASAHAN, Kasus penerbitan ratusan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga berada di kawasan Hutan Produksi yang Dapat Dikonversi
News
Malam Renungan Suci Hari Kesaktian Pancasila 2026, MPW PP Sumut Kembali Kobarkan Semangat Kebangsaan di Tugu Ampera
News
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan kerja sama perdagangan antardaerah sebagai salah
Ekbis