Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
PARAPAT | SUMUT24 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyusun program penebaran bibit ikan endemik ke Danau Toba sebagai upaya menjamin keberlangsungan hidup sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan tradisional di kawasan Danau Toba. Program ini disampaikan Gubernur Sumut Ir H Tengku Erry Nuradi MSi usai mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menebar tiga jenis ikan endemik Danau Toba, dalam rangkaian acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak di Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sabtu (30/7/2016). Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, tiga jenis bibit ikan yang ditebar adalah bibit ikan pora-pora, jurung (ihan) dan bibit ikan tawes. Ikan tawes pernah ada di Danau Toba namun terus berkurang jumlahnya seiring waktu. “Program ini menyahuti kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan jumlah keramba jarring apung di Danau Toba, pasca penetapan Danau Toba sebagai kawasan wisata bertaraf internasional. Untuk itu, provinsi mencari solusi agar masyarakat nelayan tetap dapat memenuhi kebutuhannya dari usaha perikanan,†sebut Erry. Erry menambahkan, program penaburan bibit ikan (restoking) ke Danau Toba merupakan bagian Rencana Aksi Penataan Kawasan Danau bagian dari Rencana Aksi Aksi Terpadu Penanganan Kawasan Danau Toba Tahun 2016-2018 yang sudah disepakati Pemprov Sumut bersama 7 Bupati sekawasan Danau Toba. “Untuk sementara, bibit yang akan ditabur tiap bulannya akan disiapkan Dinas Perikanan dan Kelautan provinsi. Kita juga mengimbau pihak swasta juga berpantisipasi dalam program ini,†harap Erry. Erry juga mengatakan, Pemprov Sumut akan merangkul 7 Bupati untuk merumuskan zona larangan penangkapan ikan. Zona Suaka Ikan tersebut dimaksudkan sebagai upaya pelestarian keberlangsungan ikan di perairan Danau Toba. “Nanti akan ada Zona Suaka Ikan. Nelayan tidak boleh menangkap ikan di kawasan larangan, agar keberlangsungan ikan tetap terjaga dengan baik,†papar Erry. Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut, Zonni Waldi mengatakan, restoking ikan endemik Danau Toba yang akan ditebar tiap bulan berkisar 100 ribu ekor, hasil dari pembenihan UPT Kerasaan. “Alhamdulillah kita sudah berhasil melakukan produksi benih ikan jurung. Hari ini sudah dilepas oleh Bapak Wapres dan Gubernur ke perairan Danau Toba,†sebut Zonni. Lebih lanjut Jonni mengatakan, dari bibit ikan yang ditebar Wapres dan Gubernur Sumut, 20 ribu bbit diantaranya adalah ikan tawes hasil pembenihan. Sedangkan 5 ribu ikan pora-pora bantuan dari Pangdam I BUkit Barisan. “Ketika keramba jaring apung dibatasi, maka restoking harus ditingkatkan. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan masyarakay yang menggantungkan hidup dari mencari ikan di Danau Toba. Produknya nanti bisa diolah oleh industri kecil,†jelas Zonni. Jonni juga mengatakan, Diskanla Sumut bersama 7 Kabupaten pemilik Danau Toba juga akan melakukan pendataan ulang keramba jaring apung yang ada di Danau Toba. “Keramba milik masyarakat, akan dilakukan pemeriksaaan by name dan by adress pemilik keramba perkabupaten serta cakupan luasnya,†tambah Zonni. Berdasarkan data 2015, Jonni menyatakan, keramba jaring apung milik masyarakat maupun perusahaan perikanan di Danau Toba memproduksi 80 ribu ton ikan pertahun padahal kapasitas daya dukung danau hanya 50 ribu ton pertahun. Dari jumlah produksi tersebut, 51 ribu ton pertahun diproduksi dua perusahaan. Selebihnya 29 ribu ton pertahun hasil produksi keramba jarring apung masyarakat. “Produksi yang ada 60% melebih daya dukungnya. Untuk itu akan dilakukan moratorium izin KJA dan zero KJA untuk mendukung Danau Toba sebagai tujuan wisata kelas dunia,†jelas Zonni. Guna mendukung program Danau Toba Bersih Keramba Jaring Apung, Pemprov Sumut dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) serta pemerintah pusat akan melakukan penataan keramba secara bertahap hingga posisi zero pada tahun 2018. (W.03)
Baca Juga:Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
- Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
- Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
- Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota