GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
MEDAN I Sumut24.co Penanganan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi butuh kerja ekstra dan kolaborasi dari berbagai pihak terkait. Sehingga penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh di berbagai bidang, mulai dari bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan hingga sosial.
Baca Juga:
- GEMA PENA : Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
- Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
- Dugaan Alih Fungsi Kawasan HTR 1.266 Hektar di Asahan, Warga Desak Bupati Tinjau Ulang Status Koptan Mandiri
Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi saat mengisi materi Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri ke-30 secara virtual di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (2/8).
“Kita tidak bisa memerangi virus ini jika tidak bersatu, kolaborasi adalah kunci untuk menangani ini,†kata Gubernur Edy Rahmayadi kepada para peserta KKDN Sespimti.
Selain unsur dari pemerintahan, masyarakat juga perlu dilibatkan dalam penanganan Covid-19. Gubernur sendiri telah melibatkan banyak tokoh masyarakat dan agama untuk menyosialisasikan segala hal mengenai Covid-19. Sehingga masyarakat dapat lebih waspada dan mematuhi protokol kesehatan.
Tidak hanya itu, ada beberapa hal yang sangat disoroti antara lain kesehatan, ekonomi dan sosial. “Bidang kesehatan sangat penting, sinergi sangat perlu dalam hal ini, pemerintah pusat, daerah, Forkopimda bergandengan tangan menangani ini,†ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, kondisi kesehatan sangat memengaruhi kondisi ekonomi wilayah. “Covid-19 ini akan berpengaruh pada ekonomi, sementara ekonomi perlu bebas bergerak, inilah makanya jika Covid-19 tertangani, ekonomi kita juga akan membaik,†kata Gubernur.
Meski begitu, Gubernur optimis Covid-19 bisa dikendalikan apabila seluruh masyarakat taat menjalankan protokol kesehatan. “Kita harus yakin melewatinya, kita harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, saya harap Covid-19 ini akan bisa kita kendalikan,†katanya.
Ketua Kelompok Pelajar (Pokjar) 4 KKDN Sespimti Putu Putera menyampaikan, kelompoknya berjumlah 8 orang. Terdiri dari staf dan pejabat tinggi Polri. Tema yang diusung pada materi KKDN kali ini adalah ‘Strategi POLRI mendukung Penanggulangan Paripurna Covid-19 dan pemulihan ekonomi dalam rangka mengawal pembangunan nasional’.
“Ini sangat luar biasa, terima kasih Pak Gubernur yang telah meluangkan waktunya mengisi materi dalam KKDN kami kali ini, semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kami,†ujar Putera.
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota
Perkuat Program PAAREDI di Nagori Percontohan, TP PKK Kabupaten Simalungun Gelar Rakor
kota