Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Universitas Negeri Medan (Unimed) mulai tahun akademik 2021 akan melaksanakan program Rekognisi Pembelajaran Lanjut (RPL) yang merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Program ini merupakan pengakuan kompetensi hasil belajar dari pembelajaran nonformal, informal, dan pengalaman kerja ke capaian hasil belajar pembelajaran formal. Program RPL ini ditujukan untuk jenjang sarjana dan magister (non vokasi).
Program RPL ini diperuntukkan bagi masyarakat pekerja yang memiliki keahlian, sertifikat profesi keahlian, dan pengalaman kerja, namun belum memiliki ijazah S1/S2. Sertifikat keahlian, profesi dan pengalaman akan disetarakan dan dikonversi dengan SKS akademik di kampus, berapa sisa SKS yang diwajibkan sebagai syarat menerima ijazah S1/S2 akan dilanjutkan kuliah di kampus. Jadi mahasiswa baru program RPL akan kuliah di kampus sisa SKS saja, setelah keahlian dan pengalaman kerja dikonversi dalam SKS.
Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom menyambut baik program RPL yang diinisasi oleh Kemdikbudristek. “Unimed sebagai salah satu perguruan tinggi yang terakreditasi Unggul di Sumatera Utara akan melaksanakan program RPL ini untuk membantu orang-orang yang mempunyai pengalaman kerja tetapi secara teoritis dan kualifikasi pendidikannya belum diakui dengan gelar,†kata Rektor di Medan, Selasa (20/7).
Syamsul mengatakan program RPL di Unimed akan dilaksanakan di 9 prodi sarjana dan satu prodi magister. “Kami telah menyiapkan 9 prodi sarjana yakni prodi Sastra Inggris, Teknik Sipil, Teknik Elektro, Manajemen, Akuntansi, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Luar Sekolah (Pendidikan Masyarakat), Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Selain di program sarjana kami juga akan melaksanakan RPL di program Magister Administrasi Pendidikan,†jelas Rektor.
Dr Syamsul juga menjelaskan ada 4 skema dalam RPL ini yakni pertama calon adalah mahasiswa program sarjana yang putus kuliah bukan karena alasan akademik dan akan melanjutkan kembali studinya, ke dua calon adalah lulusan SMA atau sederajat dengan pengalaman kerja dan akan melanjutkan studi pada program sarjana, ke tiga calon adalah lulusan D1/D2/D3 dengan pengalaman kerja dan akan melanjutkan studi pada program sarjana, dan terakhir calon adalah lulusan sarjana dengan pengalaman kerja dan akan melanjutkan studi pada program magister.
Rektor berharap dengan program ini akan membantu masyarakat yang telah bekerja ataupun yang sudah pernah kuliah dan lulusan SMA dapat kembali mengikuti pendidikan dan mendapat pengakuan secara akdemik sehingga mereka dapat meniti karir yang lebih baik lagi ke depannya.
Untuk informasi dan daftar perguruan tinggi penyelenggara, peminat dapat mengakses tautan rpla.kemdikbud.go.id. (C04)
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota