Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
SERGAI | SUMUT24 Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai (Sergai) terus mendalami dugaan Mark’up pada proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi sebesar Rp 2.158.000.000,- yang dikerjakan oleh CV Vidia pada tahun 2015. Kali ini Pihak Kejari Sergai memanggil dan memeriksa 5 orang Kelompok Kerja (Pokja) Dinas Binamarga Sergai, Senin (25/7).
Baca Juga:
- Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
- Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
- Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
Kelima orang Pokja Dinas Binamarga yang diperiksa pihak kejaksaan yakni, IS yang merupakan koordinator Pokja, MHM, EH, JDA dan HG. Kelimanya diperiksa di ruangan Kasipidsus selama 6 jam dan dicecar sebanyak 20 pertanyaan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sergai melalui Kasipidsus Teddy Lajuardi Syahputra SH mengatakan, pemeriksaan terhadap kelima Pokja dinas Binamarga tersebut untuk mendalami kasus dugaan Mark’up proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi yang saat ini sedang ditangani oleh pihak Kejari Sergai.
“Kelimanya kita panggil untuk dimintai keterangannya, sebab kelimanya merupakan Pokja pada proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi tahun 2015 lalu,†kata Kasipidsus Teddy L Syahputra SH.
Dikatakan Teddy, dalam hal pengusutan kasus dugaan Mark’up proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi ini, pihaknya juga telah mengagendakan pemeriksaan lanjutan pada pekan depan. Rencanya semua pihak nyang terlibat dalam proyek itu akan diperiksa, selain Pokja pihak Kejari juga akan memanggil Unit Layanan Pengadaan (ULP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Kuasa Pengguna Anggaran.
“Semua yang terlibat akan kita panggil, saat ini proyek itu masih dalam tahap penyelidikan dan tidak menutup kemungkinan jika ditemukan adanya cukup bukti akan segera ditingkatkan kepenyidukan,†terang Teddy.
Sebelumnya, Pihak Kejari Sergai juga telah melakukan tinjau ke lapangan dan melakukan pemeriksaan terkait dugaan mark’up proyek peningkatan jalan Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi dan dipimpin langsung oleh Kajari Sergai Erwin Panjaitan SH. Selain meninjau pihak Kejari juga memotret beberapa pekerjaannya yang dianggap tidak sesuai dengan bestek.
Berdasarkan informasi, pekerjaan peningkatan jalan dari Pasar Rodi menuju Desa Sukajadi tersebut dikerjakan oleh CV Vidia dengan anggaran sebesar Rp 2.158.000.000. Pekerjaan dari Dinas Binamarga Kabupaten Sergai tersebut dikerjakan pada tahun 2015 lalu dengan panjang 1500 meter.
Dari hasil investigasi di lapangan proyek tersebut diduga terindikasi Mark’up pada ketebalan hotmix yang seharusnya 4 centimeter, namun di lapangan hanya 2 centimeter.(bdi)
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili
kota
Dibekali Pembekalan Digital, 39 Duta Pramuka Padang Lawas Resmi Dilepas Menuju Jamnas XII Cibubur
kota
Adu Jeli dan Kekuatan, Ratusan ASN Pemkab Madina Semarakkan Lomba Tradisional HUT ke81 RI
kota
Bukan Cuma Kenyang, Pemko Padangsidimpuan Soroti Asupan Gizi Korban Bencana Lewat Bantuan Telur dan Kacang Hijau
kota