Dunia Akui Orientasi State-Driven Prabowo Subianto
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
MEDAN I SUMUT24.co Lebih kurang dua tahun fandemi covid 19 melanda dunia termasuk Indonesia membuat seluruh aktifitas berubah total, aktifitas beralih sistem online menuntut kita semua mengikuti tekhnologi digital,  problematika sistem ini cukup merepotkan apalagi masyarakat kita tergolong masih banyak yang Gaptek, untuk itu pemerintah perlu sikapi dengan bijaksana, tegas Ketua IKA Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut Drs Ance Selian kepada Wartawan, Senin (27/6). Menurutnya, Hal ini tidak bisa kita menghindar harus di hadapi karena sudah menjadi tuntutan hidup,  begitujuga Ekonomi politik dan kesehatan bergerak cepat beradaptasi dengan zaman,ucapnya. Tapi di sektor pendidikan menjadi masalah besar karna melibatkan semua unsur. anak, orang tua, guru,sarana, lingkungan, keuangan. Dua tahun berjalan keadaan pendidikan sangat terpuruk, hilanya kesempatan anak-anak bermain, berkarir, membina bakat menjadi tantangan besar buat negara. Ketidaksiapan menggunakan sistem baru (online) persoalà n serius yang harus di tangani oleh pemerintah. Dalam waktu dua tahun ini saya tidak melihat tanda-tanda ke seriusà n pemerintah dalam berupaya pada kesiapan menghadapi era digital ini, yang saya lihat hanya menunggu stuasi kembali normal, Rencana pemerintah daeran membuka belajar tatap muka adalah akibat kebuntuan menghadapi sistem baru yang harus di laksanakan. baik dia kesiapan sarana dan prasarana. juga ketidak siapan para tenaga pendidik yang di lengkapi dengan kemampuan menggunakan sistem online. sampai saat ini informasi yang kita dapatkan bahwa penularan covid 19 makin hari makin meningkat, namun keinginan pemerintah ingin membuka pendidikan tatap muka, ini langkah ceroboh, perlu di pikirkan matang. Apalagi kita ketahui bahwa disiplin anak-anak masih tergolong rendah, kesadaran mereka masih jauh karena di masa pertumbuhan serba menantang. Saya khawatir kita terjebak dengan maĺapetaka yang akan merepotkan kita dimasa yang akan datang. untuk itu perlu kami berikan saran kepada pemerintah, pertama, Lengkapi sarana belajar Online, kedua Latih tenaga pengajar menggunakan sistem online, Buatkan panduan (sop) yang terukur, keempat, naikkà n APBD untuk anggaran pendidikan, kelima, tangani dengan baik penerima bea siswa dan keenam, Sejak masa pendidikan seorang siswa sudah mengetahui dia akan bekerja dimana setelah tamat.
Baca Juga:
Sehingga begitu selesai kuliah tidak lagi penambah jumlah penganggurà n di Indonesia ini.
karena bagaimanapun Pendidikan anak menjadi tanggungjawab bersama, maka dibutuhkan peningkatan kerjasama untuk mengatasi probematika pendidikan, tegasnya.(red)
Dunia Akui Orientasi StateDriven Prabowo Subianto
kota
GEMA PENA Kedepankan Fakta dan Regulasi, Jangan Hakimi Ditjen PAS Lewat Asumsi
kota
Petugas Keamanan PTPN IV Regional 2 Terkena Anak Panah saat Gagalkan Pencurian TBS Kelapa Sawit di Kebun Adolina
kota
sumut24.co ASAHAN, Kawasan Hutan Tanam Rakyat (HTR) seluas lebih dari 1.200 hektar yang dikelola Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di wilayah
News
BATALYON PARAKO 463 PASGAT SUKSES MENGGELAR LIGA TOPSKOR ZONA MEDAN DAN ZONA SIMALUNGUN SEASON 2026
kota
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
kota
Paviliun Kabupaten Batubara di PRSU Andalkan Produk Anti Inflasi
kota
Stand Bapenda Sumut "Anti CelingakCelinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
kota
Dukung PHTC Gubernur, Dinas Pendidikan Tampilkan Hasil Karya dan Kokurikuler Siswa SMA/SMK
kota
Diduga Rugikan Negara Miliaran Rupiah, AMPERAKSU Desak Penindakan Tegas Jaringan Rokok Ilegal HELIUM
kota